Rebut Medali Emas Ke-22, Phelps: Semua Terasa Sakit...  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perenang AS, Michael Phelps (kiri), merayakan kemenangannya bersama tunangannya, Nicole Johnson dan anaknya di Olimpiade 2016, Rio de Janeiro, Brasil, 9 Agustus 2016.  Phelps meraih medali emas di nomor 200 meter gaya kupu-kupu. AP/Matt Slocum

    Perenang AS, Michael Phelps (kiri), merayakan kemenangannya bersama tunangannya, Nicole Johnson dan anaknya di Olimpiade 2016, Rio de Janeiro, Brasil, 9 Agustus 2016. Phelps meraih medali emas di nomor 200 meter gaya kupu-kupu. AP/Matt Slocum

    TEMPO.COJakarta - Perenang Amerika Serikat, Michael Phelps, memenangi nomor 200 meter gaya ganti perorangan putra pada Kamis (Jumat WIB) untuk mengoleksi medali emas ke-22 dalam kariernya. Ia juga menjadi perenang pertama yang memenangi nomor yang sama dalam empat Olimpiade secara beruntun.

    Perenang Jepang juara 400 meter gaya ganti perorangan, Kosuke Hagino, meraih perak dan Wang Shun dari Cina mendapat perunggu. Keduanya bertarung secara dramatis pada putaran akhir setelah bangkit dari tempat kelima dan ketujuh.

    Pada Olimpiade ini, Phelps, 31 tahun, memenangi dua gelar perorangan dan dua medali emas estafet pada Olimpiade kelimanya, dua tahun setelah memutuskan akan pensiun. Medalinya sekarang berjumlah 26, termasuk dua perak dan dua perunggu. Ia juga masih akan berlaga pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu dan 4 x 100 meter estafet gaya ganti.

    "Saat ini saya tidak tahu bagaimana menjelaskan sesuatu yang berputar di kepala saya. Saya tidak tahu harus berkata apa. Ini semua terbaik dalam karier saya," kata Phelps kepada wartawan, dengan tubuh masih gemetar. "Semua terasa sakit… tubuhku merasakan sakit, kaki saya sakit, saya lelah." 

    Meski unggul empat medali emas di London pada 2012, Phelps mengatakan ia tidak puas dengan persiapan dan hasil di sana, dan ingin mundur jika ada kesempatan. "Hal terbesar bagi saya sejauh ini adalah saya sudah bisa finis seperti yang saya inginkan. Saya sudah bisa kembali dan saya bisa mencapai hal-hal yang saya impikan," ujarnya.

    Nama Phelps diteriakkan di keriuhan Rio, dengan terlihat spanduk dukungan bertulisan "Phelps Atlet Olimpiade Terbaik yang Pernah Ada". Saat penerimaan medali, dia sedikit goyah dan mengambil napas dalam, matanya berkaca-kaca saat ia mendengarkan lagu kebangsaan Amerika Serikat.

    Phelps kemudian mengangkat tangannya untuk memberikan hormat kepada kerumunan penonton. Di tengah kerumunan itu terdapat tunangannya, Nicole, yang sedang memeluk bayi mereka, Boomer, di tribun.

    Ada sedikit waktu untuk menikmati saat-saat ini. Namun ia harus bertanding kembali di kolam renang untuk bersiap-siap dengan pertandingan semifinal 100 meter gaya kupu-kupu. Dalam pertandingan ini, ia juga memiliki kesempatan untuk memenangi game keempat berturut-turut. Dia finis kedua dalam semifinal untuk lolos sebagai lima tercepat pada final Jumat. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.