Olimpiade, 4 Perenang Amerika Ditodong dan Dirampok 'Polisi'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ryan Lochte dari Amerika Serikat menggigit mendali emasnya dalam pertandingan renang 400 meter gaya ganti putra di Olimpiade London 2012 di Aquatics Centre, Sabtu (28/7). REUTERS/David Gray

    Ryan Lochte dari Amerika Serikat menggigit mendali emasnya dalam pertandingan renang 400 meter gaya ganti putra di Olimpiade London 2012 di Aquatics Centre, Sabtu (28/7). REUTERS/David Gray

    TEMPO.CO, Jakarta - Perampok bersenjata yang menyamar sebagai polisi menodongkan pistol dan merampok empat perenang Amerika Serikat di sebuah taksi di Rio de Janeiro, Brasil, Ahad, 14 Agustus 2016. Salah satu korbannya adalah Ryan Lochte, peraih medali emas.

    Kepada NBC Today Show, Lochte mengatakan peristiwa itu terjadi ketika ia sedang kembali menuju kampung atlet Olimpiade setelah menghadiri acara yang digelar delegasi France Games.

    Lochte tengah naik taksi bersama rekan satu timnya, yakni Gunnar Bentz, Jack Conger, dan Jimmy Feigen, ketika orang-orang bersenjata yang membawa lencana polisi menarik mereka ke luar taksi. Para perampok memerintahkan mereka tiarap di tanah serta mengambil uang dan barang-barang mereka.

    Ibu Lochte menuturkan perenang itu tidak terluka, tapi terguncang. Keempat atlet bekerja sama dengan pihak berwenang, kata juru bicara Komite Olimpiade Amerika Serikat, Patrick Sandusky. Komite Olimpiade Internasional awalnya membantah kejadian itu.

    Rekan Lochte, Ryan Murphy dan Nathan Adrian, mengatakan kepada wartawan bahwa mereka merasa keamanan untuk Olimpiade memadai, meskipun terjadi insiden tersebut, seperti dilansir Reuters.

    Keamanan telah menjadi "coreng" bagi penyelenggara Olimpiade pertama di Amerika Selatan itu.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.