Owi-Butet Menang Set Pertama Ganda Campuran Final Olimpiade  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berusaha mengembalikan kok sata bertanding melawan pebulutangkis ganda campuran Cina, Zhang Nan dan Zhao Yunlei dalam Semi Final Bulu Tangkis Ganda Campuran dalam Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 15 Agustus 2016. AP Photo

    Pebulutangis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berusaha mengembalikan kok sata bertanding melawan pebulutangkis ganda campuran Cina, Zhang Nan dan Zhao Yunlei dalam Semi Final Bulu Tangkis Ganda Campuran dalam Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 15 Agustus 2016. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia sedang berjuang mengembalikan tradisi memperoleh emas Olimpiade malam ini, Rabu, 17 Agustus 2017. Pasangan ganda campuran bulutangkis, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, tampil di laga final Olimpiade Rio 2016.

    Ahmad dan Liliyana menang pada babak pertama melawan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Ying, di Riocentro Pavillon 4, Rio de Janeiro, dengan skor 21-14.

    Laga bergulir sejak pukul 11.50 WIB, tepat setelah pertandingan perempat final tunggal putra usai. Dengan tangkas, Owi/Butet--sapaan karib Tontowi dan Liliyana-- berhasil menangkis smash dari pasangan ganda campuran dari Malaysia.

    Jika Owi/Butet berhasil meraih kemenangan atas ganda Malaysia, emas tersebut menjadi yang pertama bagi Indonesia dalam Olimpiade kali ini. Kesempatan itu sekaligus menjadi peluang Indonesia untuk mengejar negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Thailand, Vietnam, dan Singapura, yang sudah terlebih dulu meraih emas.

    Owi/Butet lolos ke final setelah mengalahkan unggulan teratas dari Cina, Zhang Nan/Zhao Yunlei, di semifinal dengan skor 21-16, 21-15. Adapun Chan/Goh berhasil menembus final setelah menaklukkan pasangan Cina lainnya berperingkat enam dunia, Xu Chen/Ma Jin, dengan skor 21-12, 21-19.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.