Tiga Peraih Medali Emas Olimpiade Cina Terbukti Doping  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet angkat besi asal Cina Wu Jingbiao, saat akan bersiap mengangkat beban pada kelas pria 56kg di Moonlight Festival Garden Weightlifting Venue di Incheon, 22 September 2014. ChinaFotoPress/ChinaFotoPress via Getty Images

    Atlet angkat besi asal Cina Wu Jingbiao, saat akan bersiap mengangkat beban pada kelas pria 56kg di Moonlight Festival Garden Weightlifting Venue di Incheon, 22 September 2014. ChinaFotoPress/ChinaFotoPress via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga juara Olimpiade Cina di nomor angkat besi putri dari Olimpiade Beijing 2008 gagal tes doping yang dilakukan delapan tahun kemudian, badan olahraga angkat besi internasional (IWF) mengatakan pada Rabu.

    Trio atlet itu termasuk di antara 15 lifter yang positif menggunakan berbagai zat yang dilarang setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) kembali menguji sampel dengan menggunakan metode yang lebih maju daripada yang tersedia pada saat itu.

    Ke-15 atlet itu semuanya telah ditangguhkan sementara, kata IWF berbasis Budapest.

    Peraih medali emas Chen Xiexia memenangi kategori 48 kg, Liu Chunghong (69 kg) dan Cao Lei (75 kg). Chen mengangkat lebih dari 13 kg, Cao lebih 16 kg, dan Liu lebih 31 kg dari rival terdekat mereka - dalam olahraga sering terjadi hanya berselisih satu kilogram saja antara peraih emas dan perak.

    Sebelas atlet angkat besi dari Olimpiade Beijing telah ditangguhkan pada bulan Juli setelah dinyatakan positif.

    Satu medali, perak dimenangkan oleh lifter Turki Sibel Ozkan di nomor 48kg, telah dilucuti dan akan dialokasikan ulang. Demikian laporan Reuters.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?