Indonesian Masters 2016, PBSI Targetkan 3 Gelar Juara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis ganda putra Gideon Feraldi (kiri atas) dan K. Sukamulya (kanan atas) berusaha mengembalikan kok ke arah lawannya Fernando Kurniawan (kiri bawah) dan Frans Kurniawan (kanan bawah) dalam pertandingan ganda putra Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2015 di Gedung Cakrawala, Malang, Jawa Timur, 3 Desember 2015. ANTARA FOTO

    Pebulutangkis ganda putra Gideon Feraldi (kiri atas) dan K. Sukamulya (kanan atas) berusaha mengembalikan kok ke arah lawannya Fernando Kurniawan (kiri bawah) dan Frans Kurniawan (kanan bawah) dalam pertandingan ganda putra Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2015 di Gedung Cakrawala, Malang, Jawa Timur, 3 Desember 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Balikpapan - Atlet-atlet pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBSI memasang target tiga gelar juara dari ajang Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2016 yang akan berlangsung di Gedung Dome, Balikpapan, 6-11 September. Manajer tim Pelatnas PBSI Ricky Soebagdja mengatakan gelar juara diharapkan datang dari sektor ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.

    “Target gelar juara masih dari tiga sektor ganda-ganda putra dan putri, serta ganda campuran. Tunggal memiliki peluang masuk final, sedangkan tunggal putri ke semifinal. Target ini sudah dibicarakan dengan pelatih dari sektor masing-masing,” kata Ricky.

    Di sektor tunggal putra, tiga pemain muda Indonesia yang tengah naik daun, Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, bakal diuji kemampuannya di kejuaraan ini. Ketiganya punya peluang besar untuk meraih gelar juara.

    Indonesia juga diperkuat oleh Sony Dwi Kuncoro, pemain senior yang meskipun sudah tak muda lagi, masih mampu bersaing di panggung bulu tangkis internasional. Buktinya, dia  berhasil meraih gelar juara Singapore Open Super Series 2016.

    Bagaimanapun, sejumlah wakil dari negara lain juga patut diwaspadai. Nama-nama seperti Wei Nan dari Hong Kong, Ajay Jayaram dari India, dan Tanongsak Saensomboonsuk dari Thailand, bisa saja menjadi ancaman bagi tunggal putra Indonesia.

    Pada tahun lalu, gelar tunggal putra diamankan Indonesia lewat kemenangan Tommy Sugiarto atas Srikanth Kidambi, wakil dari India.

    Di sektor tunggal putri, Indonesia akan diwakili pemain-pemain muda seperti Gregoria Mariska, Fitriani, Ruselli Hartawan, dan masih banyak lagi. Gregoria belakangan mulai menggebrak di kelas junior dengan meraih medali perak tunggal putri di ajang Asia Junior Championships 2016.

    Hadirnya pemain tunggal putri Cina dan Thailand membuat persaingan di sektor tunggal putri semakin ketat. Gregoria dan kawan-kawan akan ditantang putri-putri Thailand seperti Busanan Ongbumrungphan dan Nitchaon Jindapol. Pemain muda yang merupakan juara Asia Junior Championships 2016, Chen Yufei, juga bakal mencoba untuk membayar kekalahannya tahun lalu. Chen ditundukkan rekan senegaranya, He Bingjiao, dalam partai final.

    Di ganda putra, peluang besar ada di tangan Indonesia. Pasangan juara bertahan, Rian Agung Saputro/Berry Angriawan, masih berpeluang untuk kembali naik podium juara. Indonesia mendominasi sektor ini dengan mengirimkan banyak pasangan andalan seperti Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, Hardianto/Kenas Adi Haryanto, serta kombinasi baru Kevin Sanjaya Sukamuljo/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira. Pasangan ini baru saja dipasangkan karena pasangan main Kevin, Marcus Fernaldi Gideon, mengalami cedera lutut dan harus istirahat untuk sementara waktu.

    Di sektor ganda putri, tahun lalu gelar untuk Indonesia lepas dari genggaman. Tahun 2015, pasangan Yu Yang/Tang Yuanting dari Tiongkok menjadi juara usai mengalahkan andalan Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Sektor ganda putri kali ini mengirimkan pemain-pemain muda seperti Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani dan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari. Pasangan Thailand, Rawinda Prajongjai/Jongkolphan Kittiharakul dan Chae Yoo Jung/Kim Seo Young dari Korea Selatan ada di urutan ketiga dan keempat daftar unggulan.

    Di sektor ganda campuran, pasangan muda Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti menjadi unggulan teratas Indonesia. Tahun lalu sektor ini dimenangi oleh Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir lewat laga sesama Indonesia dengan Praveen Jordan/Debby Susanto. Selain Ronald/Melati, ada Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia, Edi Subaktiar/Richi Puspita Dili dan beberapa pasangan ganda campuran lainnya.

    BADMINTONINDONESIA.ORG | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?