45 Dokter Jantung Malaysia Akan Ramaikan Tour de Timor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua pembalap sepeda dari tim Black Inc Cycling Team, Laos melakukan latihan jelang etape pertama Tour de Flores di Larantuka, Flores Timur, NTT, 18 Mei 2016. Tour de Flores diikuti 20 tim dari 16 negara. ANTARA FOTO

    Dua pembalap sepeda dari tim Black Inc Cycling Team, Laos melakukan latihan jelang etape pertama Tour de Flores di Larantuka, Flores Timur, NTT, 18 Mei 2016. Tour de Flores diikuti 20 tim dari 16 negara. ANTARA FOTO

    TEMPO.COKupang - Sebanyak 45 dokter jantung asal Malaysia bakal mengikuti lomba Tour de Timor pada 5 November 2016. Acara ini akan diawali dari Kota Dili, Timor Leste, dan berakhir di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

    "Peserta yang sudah terdaftar sebanyak 45 orang, yang merupakan dokter jantung asal Malaysia," kata Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Eden Klakik, Selasa, 6 September 2016.

    Selain mengikuti Tour de Timor, menurut Eden, para dokter ini akan mensosialisasi bahaya penyakit jantung dan cara-cara mengantisipasinya dalam setiap etape Tour de Timor ini. "Mereka juga akan mensosialisasi masalah jantung dalam setiap etape," katanya.

    Tour de Timor digelar setelah kesuksesan acara Tour de Flores beberapa bulan lalu. Tour de Timor akan melewati empat etape, yakni di Atambua, Kefa, So'e, dan Kota Kupang.

    Eden berharap peserta Tour de Flores juga akan terlibat dalam Tour de Timor, yang melintasi dua negara itu. Acara ini akan dibahas bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan perwakilan dari Timor Leste. "Kami sudah bahas kegiatan ini dengan Konsulat Timor Leste di Kupang," tuturnya.

    Sebelum kegiatan ini digelar, kata Eden, Timor Leste juga akan menggelar Tour de Timor di negaranya yang mengambil start dari distrik Vequque dan finis di Kota Dili.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.