Hendra Setiawan Berniat Tambah Gelar Lewat Asian Games

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kanan) disaksikan rekannya Markus Gideon mengembalikan kok ke arah pebulutangkis India Sumeeth Reddy B dan Satwiksairaj Rankireddy pada pertandingan penyisihan Grup B Piala Thomas 2016 di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, Rabu (18/5). Ganda Indonesia menang dengan skor 21-9, 21-18. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo

    Pebulutangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kanan) disaksikan rekannya Markus Gideon mengembalikan kok ke arah pebulutangkis India Sumeeth Reddy B dan Satwiksairaj Rankireddy pada pertandingan penyisihan Grup B Piala Thomas 2016 di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, Rabu (18/5). Ganda Indonesia menang dengan skor 21-9, 21-18. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo

    TEMPO.CO, Jakarta Atlet bulu tangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan masih berharap menjadi juara dalam sejumlah turnamen bulu tangkis internasional setelah mengikuti Olimpiade Rio De Janeiro 2016.

    "Saya masih ingin sekali lagi menjadi juara," kata Hendra tentang rencana mengikuti Asian Games 2018 selepas peresmian GOR baru PB Jaya Raya di kawasan Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Kamis.

    Pemain nomor ganda putra yang meraih medali emas pada Olimpiade Beijing 2008 bersama Markis Kido itu juga mengaku masih berharap menjuarai turnamen tingkat super series Korea Terbuka selain menjuarai Piala Thomas.

    "Turnamen yang akan saya ikuti bersama Ahsan adalah Jepang Terbuka 2016 dan Korea Terbuka 2016. Saya akan mulai berpasangan dengan Rian Agung Saputro pada turnamen-turnamen di Eropa," kata Hendra.

    Atlet asal klub Jaya Raya itu mengatakan masih menjalani latihan tiga kali sehari demi menyelesaikan program turnamen hingga akhir 2016.

    "Rian punya bola-bola belakang yang bagus dan pertahanan dia memang rapat. Tapi, saya belum dapat menilai lebih jauh karena baru tahu permainan dia setelah bertanding," kata pemain yang berpasangan dengan Mohammad Ahsan pada Olimpiade Rio 2016.

    Hendra mengaku telah mengesampingkan hasil Olimpiade Rio 2016 dan berusaha menjaga waktu latihan yang ditetapkan pelatih pelatnas PBSI.

    "Perbedaan Olimpiade Rio dengan Olimpiade Beijing adalah sistem penyisihan. Saya lebih senang jika langsung masuk fase gugur," ujarnya.

    Hendra juga berharap pasangan-pasangan ganda putra lain pelatnas dapat berlatih keras dan menjaga fokus mereka pada pertandingan. "Persaingan saat ini semakin ketat. Mereka tidak boleh memikirkan hal lain," ujar atlet kelahiran Pemalang, Jawa Tengah itu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.