Tiga Syarat Presiden Jokowi Hadir di Upacara Pembukaan PON

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu syaratnya Jokowi ingin merakyat, sehingga melarang adanya protokoler yang mewah.

    Salah satu syaratnya Jokowi ingin merakyat, sehingga melarang adanya protokoler yang mewah.

    INFO PON - Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XIX Jawa Barat telah memastikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan membuka secara resmi perhelatan olahraga multievent empat tahunan ini pada Sabtu, 17 September 2016, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

    “Kami sudah empat kali melakukan audiensi dengan pihak Setneg dan Pak Jokowi. Pak Jokowi menanyakan hingga hal-hal detail terkait upacara pembukaan PON XIX," kata Manajer Tim Kreatif Bidang Upacara PB PON XIX Jawa Barat Satria Yanuar Akbar di Bandung, 15 September 2016. Beberapa hal yang ditanyakan rinci itu, menurut dia, antara lain tentang pembuatan kostum dan properti.

    Satria menambahkan, presiden mengajukan tiga syarat untuk hadir dalam upacara pembukaan ini. Pertama, dia ingin merakyat, sehingga melarang adanya protokoler yang mewah. Demi memenuhi syarat pertama ini, panitia pun harus penyiapan ulang tempat duduk VVIP bagi Presiden Joko Widodo.

    "Kedua, dia ingin pembukaan yang sederhana, tapi bukan seadanya, tidak dilakukan berlebihan," ujar Satria. Syarat ketiga yang diajukan Jokowi adalah pelaksanaan pembukaan PON bisa digelar meriah, sehingga dapat menghibur sekaligus mengedukasi masyarakat.

    Upacara pembukaan PON XIX Jawa Barat juga akan menghadirkan 19 atlet legendaris Indonesia, termasuk empat atlet peraih medali pada ajang Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Kesiapan pelaksanaan upacara pembukaan hingga H-3 sudah mencapai 95 persen, mulai penempatan peralatan hingga pelaksanaan tarian kolosal.

    “Untuk tarian sudah 95 persen, tinggal pelaksanaan latihan dengan artis nasional dan atlet legendaris yang akan dilakukan pada 15 September,” kata Satria.

    Ada 3.000 penari yang dilibatkan dalam tarian kolosal di upacara pembukaan PON ini. Mereka berasal dari berbagai komunitas, yakni 12 sekolah, 11 sanggar tari se-Jawa Barat, komunitas tari kontemporer dan modern, hingga komunitas perkusi‎. Sejumlah artis pun akan terlibat dalam acara ini di antaranya Dira Sugandi, Armand Maulana, Dwiki Darmawan, dan Andi /rif.

    “Untuk atlet legendaris, kami hitung berdasarkan raihan medali di ajang multievent, baik tingkat nasional maupun internasional. Penyulut api di kalderon pun akan diestafet ‎dari 7 atlet peraih medali emas, mulai tingkat SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade. Untuk penyulut api terakhir di kalderon utama, itu masih menjadi rahasia kami sebagai kejutan,” kata Satria. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.