Insiden Atlet Gantole Terbawa Angin, Ini Kata Gubernur Aher  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Umum PB PON, Ahmad Heryawan (kiri), menerima obor api PON XIX Jabar dari Ricky Subagja (tengah) dan Iis Sumariat (kanan) di Lapangan Gasibu, Bandung, 16 September 2016. Keduanya merupakan mantan atlet bulutangkis nasional. ANTARA/Novrian Arbi

    Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Umum PB PON, Ahmad Heryawan (kiri), menerima obor api PON XIX Jabar dari Ricky Subagja (tengah) dan Iis Sumariat (kanan) di Lapangan Gasibu, Bandung, 16 September 2016. Keduanya merupakan mantan atlet bulutangkis nasional. ANTARA/Novrian Arbi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Ahmad Heryawan mengimbau panitia pelaksanaan cabang olahraga yang berhubungan dengan alam untuk memperhatikan kondisi cuaca.

    "Imbauannya kepada panitia pelaksana, tolong perhatian cuaca dengan baik, terutama venue atau cabang olahraga yang erat kaitannya dengan cuaca, seperti peristiwa di cabang olahraga gantole kemarin," katanya di Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Senin.

    Sebelumnya, atlet cabang olahraga gantole asal Sumatera Barat, Rizal Fatoni, mengalami masalah saat terbang akibat cuaca buruk, Minggu, 18 September, sekitar pukul 16.00 WIB. (Baca: Hilang Saat Terbang, Atlet Gantole PON Pulang Naik Ojek)

    Atlet sempat mengeluarkan parasut cadangan ketika menyadari mengalami kendala, kemudian terbawa arah angin ke Limbangan, Kabupaten Garut.

    Aher mengatakan untuk cabang olahraga yang berhubungan dengan alam sangat bergantung pada kondisi cuaca sehingga atlet dan panitia diminta untuk lebih berhati-hati.

    "Yang pasti, kejadian atlet gantole kemarin, saat mulai terbang cuaca bagus tapi katanya begitu di atas tiba-tiba cuacanya buruk, ada badai kalau tidak salah. Tapi alhamdulillah, setelah sempat menghilang, bisa ditemukan. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi," ujar dia.

    Rizal Fatoni yang sempat hilang saat berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Minggu petang, 19 September 2016.

    Humas dan protokoler Basarnas Bandung, Joshua mengatakan, atlet gantole ditemukan di wilayah Situraja, Kabupaten Sumedang. Ia kemudian mendapatkan pertolongan medis.

    "Kondisi korban selamat, landing-nya clear, posisi korban landing 4 kilometer dari tempat take off," kata Joshua.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.