Hendra/Ahsan Pasang Target Juara Jepang Terbuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kanan) disaksikan rekannya Muhammad Aksan (kiri) mengembalikan kok ke arah lawannya pebulutangkis ganda putra Hongkong Chin Chung OR dan Chun Man Tang pada pertandingan penyisihan Grup B Piala Thomas 2016 di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, 15 Mei 2016. ANTARA FOTO

    Pebulutangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kanan) disaksikan rekannya Muhammad Aksan (kiri) mengembalikan kok ke arah lawannya pebulutangkis ganda putra Hongkong Chin Chung OR dan Chun Man Tang pada pertandingan penyisihan Grup B Piala Thomas 2016 di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, 15 Mei 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan atlet ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan membidik gelar juara dalam turnamen Jepang Terbuka 2016 yang berlangsung pada Selasa (20/9) hingga Minggu (25/9).

    "Semoga kami meraih gelar lagi karena sudah lama tidak juara. Kami berharap target yang terbaik. Persiapan kami pun sudah cukup," kata Hendra di Tokyo, Jepang seperti tercantum dalam situs resmi PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang dikutip ANTARA di Jakarta, Selasa.

    Hendra/Ahsan yang menempati posisi unggulan dua akan mulai berlaga pada Rabu (21/9) menghadapi pasangan Inggris Peter Briggs/Tom Wolfenden dalam turnamen tingkat super series itu.

    Ahsan mengatakan akan berusaha fokus saat bermain agar seluruh kemampuannya dapat keluar dalam pertandingan. "Target saya hanya bermain sebaik mungkin," kata Ahsan.

    Dalam turnamen berhadiah total 300 ribu dolar AS itu, Indonesia mengirim dua wakil lain yaitu dua atlet tunggal putra Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro.

    Tommy yang menempati unggulan tujuh akan menghadapi pemain Tiongkok Shi Yuqi pada Rabu (21/9). Sedangkan Sony akan menghadapi atlet India Ajay Jayaram.

    PBSI semula menjadwalkan empat wakil lain pada Jepang Terbuka 2016. Mereka adalah dua pasangan campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Praveen Jordan/Debby Susanto, pasangan putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, dan atlet tunggal putri Linda Wenifanetri.

    "Mereka menarik diri karena persiapan yang hampir tidak ada. Saya sudah mendapat laporan dari pelatih sejak mereka mengikuti Olimpiade Rio 2016," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Rexy Mainaky.

    Pada Jepang Terbuka 2015, Hendra/Ahsan terhenti pada putaran perempat final setelah kalah dari wakil Tiongkok Fu Haifeng/Zhang Nan 9-21, 18-21. Sedangkan Tommy Sugiarto dan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi menyelesaikan turnamen pada putaran semifinal.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.