Aher Ingin Kasus Intimidasi Wartawan Segera Dituntaskan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Umum PB PON, Ahmad Heryawan (kiri), menerima obor api PON XIX Jabar dari Ricky Subagja (tengah) dan Iis Sumariat (kanan) di Lapangan Gasibu, Bandung, 16 September 2016. Keduanya merupakan mantan atlet bulutangkis nasional. ANTARA/Novrian Arbi

    Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Umum PB PON, Ahmad Heryawan (kiri), menerima obor api PON XIX Jabar dari Ricky Subagja (tengah) dan Iis Sumariat (kanan) di Lapangan Gasibu, Bandung, 16 September 2016. Keduanya merupakan mantan atlet bulutangkis nasional. ANTARA/Novrian Arbi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XIX/2016 yang juga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta kasus intimidasi atau ancaman yang dilakukan anggota ormas/LSM terhadap wartawan Tribun Jabar M Zezen Zaenal Muttaqin terkait pemberitaan PON XIX agar dituntaskan.

    "Iya silakan, saya mendorong agar dituntaskan karena itu sudah mengganggu. Kita ingin wajah PON yang bersih dan tidak intimidasi," kata Ahmad Heryawan, di Media Center Utama PON XIX di Bandung, Rabu.

    Pria yang akrab disapa Aher itu menegaskan PB PON XIX tidak ada sangkut pautnya dengan tindakan anggota LSM dan ormas yang mengintimidasi wartawan Tribun Jawa Barat terkait berita tentang upacara pembukaan PON XIX.

    "Saya tegaskan di sini PB PON tidak ada hubungan apapun dengan yang meneror itu. Tidak ada keterlibatan ormas atau LSM di PB PON, kalaupun ada itu adalah relawan. Relawan daftar resmi ke kami," kata dia.

    Rabu siang, Wartawan Tribun Jabar M Zezen Zaenal Muttaqin melaporkan ancaman yang dilakukan oleh anggota LSM dan ormas terkait pemberitaan PON XIX/2016 kepada Polda Jawa Barat.

    Zezen datang ke Polda Jawa Barat didampingi oleh Pemimpin Redaksi Tribun Jabar Cecep Burdansyah ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Barat, sekitar pukul 10.30 WIB.

    Sebelumnya Wartawan Tribun Jabar, M Zezen Zaenal Muttaqin mengaku diancam oleh sejumlah orang yang mengaku dari LSM dan ormas tertentu terkait pemberitaan jelang upacara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016.

    Zezen menjelaskan intimidasi tersebut bermula saat dirinya menulis berita yang naik cetak menjadi berita utama Harian Tribun Jabar dengan judul "Menpora Ingatkan PB PON. Hati-hati Penggunaan Dana. Jangan Sampai Kasus PON Riau Terulang".

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.