Praveen/Melati Ungguli Pebulutangkis Jabar di Perempatfinal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • freepicturesweb.com

    freepicturesweb.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pebulutangkis unggulan pertama nomor ganda campuran asal Jawa Tengah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses menundukkan wakil tuan rumah Jawa Barat Ricky Karanda Suwardi/Tiara Rosalia Nuraidah dalam babak perempatfinal cabang bulutangkis PON Jabar, Senin, 26 September 2016.

    Laga yang melewati rubber game tersebut dimenangi Praveen/Melati dengan skor 19-21, 21-18, 21-17 di GOR Bima, Cirebon, Jawa Barat. Meski sempat memegang keunggulan di awal-awal laga, Praveen/Melati harus menyerahkan poin game pertama setelah menyerah 19-21 dari Ricky/Tiara.

    Memasuki game kedua konsentrasi Praveen/Melati, yang belakangan mengaku terganggu dengan beberapa keputusan wasit yang memimpin bertandingan, kembali penuh dan dengan mudah merebut game kedua 21-11.

    Sebaliknya, Ricky/Tiara justru kehilangan konsentrasinya dan beberapa kali mengalami kesulitan berkomunikasi, bahkan Ricky kerap melakukan kesalahan yang menyebabkan lawan mendapatkan poin.

    Praveen/Melati berhasil unggul jauh 11-6 di awal game ketiga. Dua poin yang diperoleh akibat kegagalan Ricky mengembalikan bola pukulan drop shot mudah dari Melati dan pukulan jumping smash Praveen mengantarkan Praveen/Melati meraih game ketiga 21-17 sekaligus memenangi pertandingan.

    "Sebetulnya tidak ada masalah berarti dari segi teknik permainan. Cuma memang melawan tuan rumah itu paling tidak enak," kata Praveen menyampaikan keluhannya selepas laga.

    "Beberapa kali serve Melati yang dianggap pendek dinilai sebagai foul, tapi ketika mereka (Ricky/Tiara) kasih serve datar dibiarkan. Belum lagi ada beberapa bola yang masuk dinilai out, kemudian pas kami lapangan basah minta dilap tidak dikasih giliran mereka minta langsung dilap. Seharusnya kan tidak boleh begitu," ujarnya menambahkan.

    Hal senada juga dirasakan Melati, namun dara kelahiran 26 Oktober 1994 itu lebih banyak mengambil peran untuk menenangkan pasangannya sepanjang laga.

    "Kalau dibilang terganggu, ya jelas terganggu. Tapi kebetulan kami sebetulnya lebih banyak memimpin poin, jadi saya lebih sering berusaha menenangkan Praveen supaya tidak terlalu terbawa emosi dalam pertandingan," kata Melati.

    Selanjutnya di babak semifinal Praveen/Melati akan menghadapi wakil DKI Jakarta, Wahyu Nayaka Arya/Della Destiara Harris, yang berhasil menyisihkan wakil Banten Akbar Bintang Cahyono/Ririn Amelia 21-18, 18-21, 23-21.

    Sementara itu babak semifinal lain akan mempertemukan unggulan keempat asal Jateng, Lukhi Apri Nugroho/Gloria Emanuelle Widjaja dengan unggulan kedua asal DKI Hafiz Faizal/Shela Devi Aulia.

    Seluruh pertandingan babak semifinal nomor perorangan akan dilangsungkan pada Sabtu (27/9) di GOR Bima, Cirebon.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?