PON 2016, Wapres Jusuf Kalla akan Isi Penutupan PON

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Bandung, Jawa Barat. IQBAL LUBIS

    Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Bandung, Jawa Barat. IQBAL LUBIS

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Umum PB PON XIX dan Peparnas XV Ahmad Heryawan mengatakan, Wakil Presiden M Jusuf Kalla dijadwalkan akan menghadiri Upacara Penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX, di Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api, pada 29 September 2016.

    "Yang hadir saat closing ceremony PON nanti Pak JK, Insya Allah," kata Ahmad Heryawan seusai menerima Tim Nasional Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) Tahun 2016 atas LPPD Provinsi Jawa Barat 2015 di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Senin, 26 September 2016.

    Pria yang akrab disapa Aher ini mengusulkan kepada bagian acara PB PON XIX agar menampilkan lagu "Kebyar-Kebyar" ciptaan Gombloh saat Upacara Penutupan PON XIX/2016 Jawa Barat nanti.

    "Konsep acara hampir mirip seperti opening kemarin, tapi saya pesan ke tim ke upacara penutupan agar ada lagunya Gombloh, saya usulkan lagu Kebyar-Kebyar," kata dia.

    Alasan Aher ingin menampilkan lagu tersebut saat Upacara Penutupan PON XIX karena lagu itu merepresentasikan nasionalisme bangsa ini. "Lagu ini saya kira bisa memberikan semangat tersendiri bagi warga nantinya, saya sudah bayangkan nanti penonton akan bernyanyi bersama membawakan lagu ini," kata dia.

    Sementara itu, Juru Bicara Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat Perry Soeparman mengatakan "Harmonisasi Nusantara" akan menjadi tema Upacara Penutupan PON XIX/2016.

    "Kalau kemarin kan temanya Gurilaps dan sekarang untuk closing ceremony temanya Harmonisasi Nusantara, jadi itu kesatuan nusantara setelah sebelumnya selama pelaksanaan PON semua kontingen bersaing kan," kata Perry Soeparman.

    Ia menuturkan, gladi bersih untuk Upacara Penutupan PON XIX di Stadion GBLA akan dilaksanakan pada 27 September 2016.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.