Yolla, Sang Primadona Jabar di Cabor Voli Indoor  

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dia dikenal dengan kibasan tangannya yang dahsyat saat melakukan pukulan smash.

    Dia dikenal dengan kibasan tangannya yang dahsyat saat melakukan pukulan smash.

    INFO PON - Cabang olahraga bola voli memang dikenal sebagai cabang olahraga yang memiliki atlet-atlet berparas di atas rata-rata. Di dunia internasional, sebut saja atlet voli asal Kazakhstan, Sabina Altynbekova, menjadi primadona di Indonesia saat berlangsung kompetisi bola voli profesional Indonesia, Proliga, dua tahunan lalu.

    Tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat juga memiliki atlet-atlet voli berparas cantik, yang prestasinya layak diacungi jempol. Salah satunya adalah Yolla Yuliana. Di arena voli, Yolla kerap dielu-elukan penggemarnya. Bahkan saat tampil di final PON, sekelompok supporter membentangkan spanduk khusus bagi dirinya bertuliskan "No Yolla, no Jabar, no party. #Jabar".

    Gadis kelahiran Bandung 26 tahun lalu ini ramah dan ceria sehingga tak heran jika penggemarnya banyak. Yolla pun sudah cukup sering memperkuat Indonesia di berbagai ajang kejuaraan. Pada PON XIX/2016 Jabar, dia bergabung dengan tim tuan rumah dalam cabang olahraga voli indoor dan sukses mempersembahkan medali emas bagi tanah kelahirannya.

    Medali emas kali ini adalah yang kedua diraih Yolla dalam gelaran PON. Yolla dan tim Jabar juga menyumbangkan emas dalam PON di Riau empat tahun lalu. Meski tampak ramah, mojang ini bisa tampil beringas di lapangan. Dia dikenal dengan kibasan tangannya yang dahsyat saat melakukan pukulan smash. Dalam tim, Yolla kerap diposisikan sebagai quicker maupun all round.  

    Yolla mempersembahkan emas yang diraihnya bersama tim Jabar dalam PON kali ini kepada kedua mendiang orang tuanya, serta masyarakat Jabar. “Saya dedikasikan kemenangan ini untuk almarhumah Mama dan almarhum Ayah. Ingin bikin bangga Mama dan Ayah walaupun sudah tidak ada. Dan seluruh masyarakat Jawa Barat, ini buat semua!” kata Yolla usai kemenangannya.

    PON di Jabar ini merupakan PON terakhir bagi Yolla. Itu berarti atlet bertinggi 180 sentimeter tidak akan memperkuat Jabar dalam PON XX/2020 di Papua. Yolla bersama rekannya Amalia Fajrina Nabila, resmi pensiun dari PON karena faktor usia. Yolla berpesan kepada atlet-atlet muda juniornya untuk tetap membuat bangga Jabar. “Tetap semangat, meski lawannya seberat apapun, kalian harus tetap menghadapinya dengan fokus dan konsentrasi,” pesannya.

    Yolla yakin, tim voli putri Jabar tetap berpeluang mendapatkan medali emas pada PON XX/2020. Dia menilai, para pemain muda Jabar saat ini memiliki kemampuan yang tak kalah hebat. “Peluang seharusnya bisa karena pemain muda Jabar sekarang bukan pemain biasa. Mereka juga bagus. Paling nanti ada beberapa pemain lagi. Saya kira bisa (juara),” ujarnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?