Melawan Persib, Madura United Tak Turunkan Engelberd Sani

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persib Bandung, Robertino Gabriel berebut bola dengan pemain Madura United, Bayu Gatra pada laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, 28 Mei 2016. Pertandingan berakhir imbang dengan skor 0-0. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pesepakbola Persib Bandung, Robertino Gabriel berebut bola dengan pemain Madura United, Bayu Gatra pada laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, 28 Mei 2016. Pertandingan berakhir imbang dengan skor 0-0. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.COBangkalan - Engelberd Sani tidak bisa memperkuat Madura United saat timnya menghadapi Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu, 8 Oktober 2016.

    Gelandang serang andalan Laskar Sape Kerrap itu harus absen setelah mendapatkan kartu merah saat pertandingan melawan Pusamania Borneo FC yang berakhir dengan skor imbang 1-1.

    Absennya Engelberd menjadi kehilangan besar bagi Madura United. Namun, bagi Engelberd, yang paling dia sesalkan karena tak bisa tampil melawan Persib Bandung. Dia kehilangan kesempatan untuk head-to-head di lapangan dengan bek muda Persib Yanto Basna. Engelberd dan Yanto sama-sama berasal dari Sorong, Papua.

    Engelberd mengaku sudah lama ingin berhadapan dengan Yanto dalam satu pertandingan. Dia ingin menguji sejauh mana kekukuhan Yanto dalam menjaga pertahanan Persib.

    "Saya ingin menggocek bola dan melewatinya," kata Engelberd, Rabu, 5 Oktober 2016.

    Engelberd Sani, yang mendapat penghargaan player of the week setelah mencetak hat-trick ke gawang PS TNI, mengungkapkan keinginannya berhadapan dengan Yanto bukan karena benci. Sebaliknya, dia justru mendukung Yanto sekaligus mempromosikan daerah Sorong. "Agar lebih dikenal masyarakat," ujarnya.

    MUSTHOFA BISRI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.