Maria Sharapova Hadapi Kendala Fisik dan Mental  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Rusia, Maria Sharapova berada di urutan teratas dengan mengantongi USD 29 juta (Rp 304 miliar). Pendapatan itu berasal dari hadiah kejuaraan, sponsor, dan iklan yang dibintanginya. Nike, Head, Samsung Electronics, Tag Heuer dan Evian adalah sponsor Sharapova. Selain berpendapatan besar dari atlet, Sharapova juga telah memiliki pabrik permen dengan merk Sugarpova. REUTERS

    Petenis asal Rusia, Maria Sharapova berada di urutan teratas dengan mengantongi USD 29 juta (Rp 304 miliar). Pendapatan itu berasal dari hadiah kejuaraan, sponsor, dan iklan yang dibintanginya. Nike, Head, Samsung Electronics, Tag Heuer dan Evian adalah sponsor Sharapova. Selain berpendapatan besar dari atlet, Sharapova juga telah memiliki pabrik permen dengan merk Sugarpova. REUTERS

    TEMPO.COBeijing - Petenis Prancis, Richard Gasquet, mengatakan Maria Sharapova akan menghadapi masa-masa sulit untuk kembali bertanding. Apalagi 15 bulan waktu vakum bukanlah masa yang sebentar. 

    Petenis yang juga pernah terkena skors setelah positif menggunakan kokain itu mengatakan tidaklah mudah kembali bermain. “Waktu 15 bulan tak bertanding..., itu cukup lama. Secara mental dan fisik, akan sulit baginya," kata Gasquet di sela turnamen Cina Terbuka, Rabu, 5 Oktober 2016.

    Gasquet dinyatakan positif doping setelah ditemukan kokain dalam tubuhnya di Miami Terbuka pada 2009. Petenis berusia 30 tahun itu kemudian dilarang bertanding selama dua setengah bulan. Terhadap keputusan Federasi Tenis Internasional (ITF) itu, dia mencoba memberi alasan di pengadilan. Menurut Gasquet, kokain itu secara tidak sengaja tertelan saat ia berciuman di klub malam dengan seorang gadis. Rupanya, gadis itulah yang menggunakan kokain yang menyebabkan dia divonis menggunakan doping.

    Bintang tenis Inggris, Andy Murray, mengatakan Badan Antidoping Dunia (WADA) membuat kesalahan atas pengumuman keputusan penggunaan meldonium oleh Sharapova. Menurut dia, pengumuman itu membuat atlet yang positif meldonium tersebut bisa mengajukan banding untuk mengurangi hukuman. “WADA baru mengumumkan April, padahal dilarang sejak Januari.”

    "Anda bisa memahami jika skorsing itu berkurang," kata Murray, mengacu pada larangan dua tahun Sharapova. "Ini situasi yang sulit karena saya pikir WADA jelas membuat beberapa kesalahan substansi terkait dengan meldonium."

    Sharapova dinyatakan positif menggunakan meldonium saat Australia Terbuka, Januari lalu. Dia mengaku menggunakan meldonium untuk melindungi jantungnya karena memiliki keturunan penyakit jantung dari ayahnya.

    Petenis Tomas Berdych menilai Sharapova harus memikul tanggung jawab itu. Sebab, dia pun selalu berhati-hati menggunakan obat, apalagi dia baru menjalani perawatan karena sakit usus buntu. "Setiap kali saya meminum obat, saya cek dengan orang lain berkali-kali untuk memastikan itu legal," kata petenis asal Cek itu, yang baru saja merebut gelar di Shenzhen, Cina.

    TENNIS.COM | GUARDIAN | NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.