TAFISA Games Gelar Selam Rekreasi di Kepulauan Seribu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/Zulkarnain

    Ilustrasi. TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO.CO, Jakarta - The Association for International Sport for All (TAFISA) Games 2016 yang dilaksanakan pada 6-12 Oktober menggelar Unity in Diver City Festival di Kepulauan Seribu, Jakarta. Ajang pesta olahraga rekreasi sedunia ini bakal menggandeng Masyarakat Selam Indonesia (MASI) dalam acara rekreasi menyelam bersama di sekitar Pulau Pramuka.

    Ketua Panitia Pelaksana TAFISA Games 2016 Hayono Isman menyampaikan kegiatan menyelam ini akan melibatkan 200 penyelam nasional dan mancanegara. Negara-negara yang akan terlibat di antaranya adalah Malaysia, India, Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Singapura, Afrika Selatan, Cina, Australia, dan Filipina.

    "Ini menjadi kesempatan perdana bagi cabang olahraga selam rekreasi ikut TAFISA Games 2016," kata Hayono dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 7 Oktober 2016. Ia mengatakan MASI bersama Federasi Olahraga Rekreasi-Masyarakat Indonesia bersinergi menggagas dan membudidayakan arena olahraga selam rekreasi di sejumlah destinasi selam terbaik Indonesia.

    Ketua MASI Ricky Soeraputra menjelaskan Unity in Diver City 2016 akan dikemas dengan berbagai kegiatan yang seru. Salah satunya adalah menanam patung atau tugu yang diperuntukkan sebagai rumah ikan di dasar laut. "Tugu ini menandai pentingnya arena olahraga rekreasi selam yang terletak di laut terbuka," kata dia.

    Ricky mengatakan dalam acara selam rekreasi, penyelam juga akan diajak untuk membersihkan laut. Acara-acara lain yang digelar di pantai Pulau Pramuka adalah lomba berjalan dengan egrang, terompah panjang, dan gebuk bantal.

    Indonesia menjadi tuan rumah ajang TAFISA Games 2016 ke-6 kali ini. Sejumlah kejuaraan dan kompetisi yang akan dilombakan antara lain action sports, extreme sports, adventure sports, e-sports, serta lomba untuk penyandang disabilitas. Selain itu juga akan dihelat even spesial berupa pemecahan rekor dunia layang-layang daun terbesar, pelajar bermain egrang terbanyak, dan menari zumba 14 ribu orang.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.