Poom Pimpin Putaran Ketiga BNI Indonesian Masters 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Matt Dunham

    AP/Matt Dunham

    TEMPO.CO, Jakarta - Pegolf Thailand Poom Saksansin tampil impresif dengan mencetak skor 7-di bawah-par (65) dalam babak ketiga BNI Indonesian Masters presented by Zurich di Royale Jakarta Golf Club, Sabtu, 8 Oktober 2016. Dengan total skor 13-di bawah-par selama tiga hari, dia merangsek ke posisi teratas klasemen.

    Poom unggul dua pukulan dari Masahiro Kawamura yang hari ini membuat skor 68 dan Kalem Richardson dari Australia (69) di turnamen Asian Tour yang berhadiah total US$750,000 (Rp 9,8 miliar) ini.

    Sementara, Thongchai Jaidee (Thailand), pemenang tiga kali Order of Merit Asian Tour, mencetak birdie di dua hole terakhir dan menutup permainan dengan skor 69. Thongchai tie di posisi keempat dengan skor total sementara 206, bersanding  dengan Marcus Fraser (70) dari Australia, yang membutuhkan kemenangan di Royale Jakarta Golf Club untuk mengambil alih posisi Scott Hend di puncak Order of Merit.

    Poom akan bertanding di putaran akhir sebagai pemuncak leaderboard untuk kedua kalinya dalam kariernya di Asian Tour setelah pernah memimpin di Queen’s Cup 2014 di Thailand yang kemudian berakhir di posisi kedua.

    Dengan sejumlah pegolf yang menempel ketat di belakangnya, Poom berharap pengalamannya bermain di Asian Development Tour (ADT) bisa memberikan manfaat bagi dirinya dalam mengejar gelar juara pertama di Asian Tour ini.

    “Saya ingin membuat skor under-par dan tidak membuat masalah. Di hole pertama, saya sempat menghadapi masalah tetapi saya bisa par dari 15 feet (4,5 meter). Saya beruntung setelah itu. Saya hanya mencoba untuk membukukan par tetapi jika saya memiliki kesempatan untuk birdie, saya akan mengejarnya dan ini berhasil,” ujar Poom, yang telah meraih satu gelar juara di Asian Development Tour.

    “Setelah lima-under, saya merasa ini mungkin akan menjadi hari baik saya. Jadi, saya mulai bermain lebih agresif. Ini merupakan yang kedua kalinya saya berada di grup terakhir Asian Tour. Saya akan mencoba untuk tidak gugup di hari terakhir. Saya ingin memberikan kesempatan pada diri saya di hari terakhir,” Poom menambahkan.

    Setelah menempati posisi ketiga dalam Indonesian Masters tahun lalu, Richardson kembali masuk dalam persaingan lagi dengan dua birdie dan satu eagle, serta tercatat melakukan satu bogey. Setelah hampir menghentikan permainan golfnya awal tahun ini, pegolf Australia ini sekarang berfokus untuk memenangi gelar Asian Tour pertamanya.

    “Golf adalah permainan tersulit di dunia. Ini adalah gaya hidup yang sulit. Bagaimanapun, menyenangkan bisa bermain golf untuk hidup. Saya coba mengingat itu dan saya senang bisa di sini untuk bermain golf. Saya merasa saya bermain bagus hari ini,” kata Richardson. “Ini akan menjadi berita besar jika saya menang. Besok akan menjadi hari yang besar. Saya hanya akan berfokus pada setiap pukulan dan tidak terbawa suasana.”

    Pegolf berusia 23- tahun Kawamura, yang menjuarai gelar pertama di Asian Tour pada 2013, mencetak enam birdie, dikurangi dua bogey. Kawamura akan bertanding di 18 hole terakhir dengan skor tertinggal dua pukulan dari Poom.

    “Saya senang dengan posisi saya saat ini. Saya tentu saja bertekad menang besok. Saya sudah tidak sabar untuk bermain di grup terakhir lagi. Saya akan menjaga permainan tetap sama untuk besok. Tidak ada yang berubah,” ujar Kawamura.

    Thongchai sempat membuat double bogey di hole keempat tetapi bisa bangkit dengan satu birdie dan satu eagle sebelum masuk sembilan hole kedua. Ia menambah birdie lagi di hole 10 dan sempat tergelincir dengan bogey di hole 15 sebelum akhirnya menjaga peluang juara dengan tambahan dua birdie di dua hole terakhir.

    “Saya bermain sangat baik di dua hole terakhir. Saya memukul dua kali pukulan iron yang bagus di sini. Saya tahu kondisi sangat sulit tetapi mengakhiri permainan dengan baik di dua hole terakhir merupakan kunci di sini. Saya tertinggal tiga pukulan tetapi saya memiliki kesempatan besok,” kata Thongchai, yang sedang membidik gelar ke-14 Asian Tour.

    BNI INDONESIAN MASTERS | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.