Tontowi/Liliyana Kandas di Babak Dua Denmark Open

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir mmelakukan tos saat melawan pebulutangkis asal Malaysia Peng Soon Chan dan Liu Ying Goh pada final bulutangkis di Riocentro Pavilion 4, Rio de Janeiro, Brasil, 18 Agustus 2016. REUTERS/Mike Blake

    Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir mmelakukan tos saat melawan pebulutangkis asal Malaysia Peng Soon Chan dan Liu Ying Goh pada final bulutangkis di Riocentro Pavilion 4, Rio de Janeiro, Brasil, 18 Agustus 2016. REUTERS/Mike Blake

    TEMPO.CO, Odense - Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir terpaksa angkat koper dari Denmark Open Super Series Premier 2016. Juara Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu terhenti di babak dua setelah ditaklukkan pasangan Cina Wang Yilyu/Huang Dongping, dalam pertandingan yang berlangsung di Odense, 20 Oktober waktu setempat.

    Unggulan dua turnamen ini harus kehilangan game pertamanya lebih dulu dengan 18-21. Masuk ke game kedua, Tontowi/Liliyana juga sempat tertinggal jauh dengan 3-7 dan 9-16. Namun, mereka mampu mengejar poin hingga skor 17-17 dan membalikkan keadaan menjadi 21-19.

    Di game penentu, kedua pasangan ini sempat saling mengejar poin dengan tipis. Tontowi/Liliyana kemudian memimpin 10-7 dan 15-11. Sayangnya dengan jarak poin yang cukup jauh, Tontowi/Liliyana kembali harus terkejar. Skor menjadi imbang 16-16 dan 17-17. Akhirnya, Wang/Huang mengunci langkah pasangan Indonesia tersebut dan merebut empat poin berurutan. Tontowi/Liliyana kalah 17-21.

    “Di game kedua kami sempat ketinggalan tapi akhirnya bisa bangkit,” kata Liliyana. “Di game ketiga, kami sudah memimpin jauh, tapi banyak melakukan kesalahan sendiri.” Kesalahan itu, menurut Liliyana, khususnya terjadi di poin-poin terakhir.

    Liliyana menambahkan, rekannya juga terburu-buru dan di tiga poin terakhir, ada bola tanggung  yang keluar. “Itu yang bikin lawan menjadi yakin lagi,” ujarnya.

    Tontowi/Liliyana kini akan mempersiapkan diri lagi menuju turnamen berikutnya. Mereka dijadwalkan turun kembali di China Open Super Series Premier 2016, November mendatang.
    “Kami harus lebih banyak persiapan. Walaupun ini bukan sebuah alasan, kami turun di pertandingan ini dengan persiapan yang kurang,” kata Tontowi.

    Menurut Liliyana ada banyak acara yang harus mereka hadiri sebelum bertanding ke Denmark. “Tapi karena ini pertandingan level super series premier, jadi kami harus turun,” kata dia.

    BADMINTONINDONESIA.ORG | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.