570 Peserta dari Empat Negara Ikuti Festival Perahu Naga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pedayung mengikuti lomba perahu naga di kawasan Sungai Pencongan, Wonokerto, Pekalongan, Jawa Tengah, 9 November 2015. ANTARA FOTO

    Sejumlah pedayung mengikuti lomba perahu naga di kawasan Sungai Pencongan, Wonokerto, Pekalongan, Jawa Tengah, 9 November 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 570 peserta dari 20 tim yang berasal dari empat negara mengikuti Mahakam International Dragon Boat Festival (MIDBF) 2016 atau Festival Perahu Naga Internasional 2016 di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

    Ketua panitia MIDBF 2016, Tajuddin, mengatakan keempat negara yang ikut pada MIDBF ketiga tersebut, yakni Australia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Indonesia.

    Tuan rumah Indonesia diwakili beberapa tim dari Jakarta, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, serta beberapa tim dari kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

    Lomba MIDBF 2016 yang dilaksanakan 22-24 Oktober 2016 tersebut, menurut Tajuddin, dipusatkan di Pulau Kumala dengan lintasan lomba, alur Sungai Mahakam.

    Ada delapan nomor yang dilombakan pada MIDBF ke-3 ini, yakni kategori 22 kru dengan nomor 500 meter campuran (putra/putri) dan 500 meter putra, campuran 250 meter dan 250 meter putra dan kategori 12 kru dengan nomor 250 meter putra, serta 250 meter puteri dan campuran 250 meter.

    "Pada puncak lomba nanti yang digelar Senin, 24 Oktober 2016 akan dipertandingkan nomor bergengsi International Challange Trophy atau Piala Antarbangsa pada nomor 500 meter," ucap Tajuddin di Tenggarong, Minggu, 23 Oktober 2016.

    Selain memacu perkembangan olahraga perahu naga daerah, menurut Tajuddin, MIDBF dapat memperkenalkan Kutai Kartanegara di mata dunia internasional.

    Wakil Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta dan ofisial, baik yang berasal dari klub beberapa negara dan klub-klub dayung di provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia.

    Kabupaten Kutai Kartanegara, menurut Edi, patut berbangga karena MIDBF yang merupakan agenda tetap skala internasional dilaksanakan di Kota Tenggarong, sejak daerah itu tercatat sebagai anggota International Dragon Boat Federation (IDBF).

    Edi menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan salah satu cara untuk menjaga tradisi dan budaya bangsa, karena menjadi momentum bagi generasi muda bangsa, dalam mengingat tradisi bangsa Indonesia sebagai salah satu bangsa yang besar karena potensi bahari.

    Dengan dilaksanakannya MIDBF, menurut Edi, maka secara tidak langsung akan semakin meningkatkan prestasi olah raga khususnya cabang dayung.

    "Selain itu, kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan sektor pariwisata melalui kedatangan para peserta yang tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga dari negara tetangga," kata Edi.

    Pembukaan MIDBF 2016 tersebut ditandai dengan menabuh perkusi oleh Wakil Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah didampingi delegasi IDBF.

    Pembukaan itu juga dihadiri pengurus dan delegasi IDBF, pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan Sekda Kutai Kartanegara H Marli, serta seluruh atlet peserta lomba.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.