Tim Navy Sabet Juara Umum Kompetisi Perahu Naga di Kepri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim perahu naga Indonesia mix 22 (putih merah) saat memimpin balapan di nomer final 500 meter Traditional Boat Race pada SEA games ke-27 di Ngalaik Dam, Nay Pyi Taw, Myanmar, (20/12). Tim Indonesia berhasil meraih medali emas usai kalahkan tim Myanmar dan Thailand. Tempo/Aditia Noviansyah

    Tim perahu naga Indonesia mix 22 (putih merah) saat memimpin balapan di nomer final 500 meter Traditional Boat Race pada SEA games ke-27 di Ngalaik Dam, Nay Pyi Taw, Myanmar, (20/12). Tim Indonesia berhasil meraih medali emas usai kalahkan tim Myanmar dan Thailand. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Navy DKI Jakarta berhasil meraih juara umum Lomba Perahu Naga (Dragon Boat Race), yang diselenggarakan 21-23 Oktober 2016 di Sungai Carang Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.

    Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Guntur Sakti, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan, Lomba Perahu Naga salah satu kegiatan kepariwisataan yang saat ini disejalankan dengan rangkaian Festival Bahari Kepri 2016.

    "Kegiatan ini menarik perhatian banyak provinsi dan negara-negara tetangga, di antaranya Malaysia, Singapura dan Brunai Darusalam," katanya.

    Tim Navy DKI Jakarta mendapat hadiah berupa piala dan uang sebesar Rp50 juta. Sementara juara II diraih Tim Jambi dengan hadiah Rp40 juga, sedangkan Tim Batang Hari menempati juara III dengan hadiah Rp25 juta.

    Juara IV diraih Tim Kabupaten Siak, Riau, dengan hadiah Rp10 juta, dan juara harapan I dari tim Hiu Perkasa Tanjungpinang dengan hadiah Rp8 juta. Tim Tanjungbalai Karimun meraih juara harapan II dengan hadiah Rp7 juta.

    Juara harapan III diraih Tim Rajawali Bintan dari Kapupaten Bintan dengan hadiah sebesar Rp6 juta, dan juara harapan IV dari Tim Inhil jaya Tembilahan Riau dengan membawa pulang hadiah Rp4 juta.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.