Mulai 1 Desember, Hendra Setiawan Mundur dari Pelatnas PBSI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kanan) disaksikan rekannya Markus Gideon berusaha mengembalikan kok ke arah pebulutangkis India Sumeeth Reddy B dan Satwiksairaj Rankireddy pada pertandingan penyisihan Grup B Piala Thomas 2016 di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, Rabu (18/5). Ganda Indonesia menang dengan skor 21-9, 21-18. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo

    Pebulutangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kanan) disaksikan rekannya Markus Gideon berusaha mengembalikan kok ke arah pebulutangkis India Sumeeth Reddy B dan Satwiksairaj Rankireddy pada pertandingan penyisihan Grup B Piala Thomas 2016 di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, Rabu (18/5). Ganda Indonesia menang dengan skor 21-9, 21-18. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet bulu tangkis nasional, Hendra Setiawan, menyatakan mundur dari pemusatan pelatihan nasional PP Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mulai 1 Desember 2016. "Sudah waktunya bagi saya untuk berkarir di dunia bulutangkis profesional," kata peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 pada nomor ganda putra bersama Markis Kido itu seperti dikutip situs resmi PP PBSI, Senin.

    Atlet yang meraih gelar juara dunia pada 2007, 2013, dan 2015 bersama Mohammad Ahsan itu berharap regenerasi sektor ganda putra Pelatnas PBSI semakin baik dengan kehadiran pemain-pemain muda. "Saya berharap pada adik-adik saya di Pelatnas untuk berlatih lebih baik lagi supaya regenerasi sektor ganda putra bisa berjalan maksimal. Saya juga ingin pemain-pemain muda semakin berprestasi," kata atlet kelahiran Pemalang 25 Agustus 1984 itu.

    Turnamen China Terbuka 2016 dan Hong Kong Terbuka 2016 akan menjadi dua turnamen terakhir Hendra sebagai atlet Pelatnas PBSI. Dia akan berpasangan dengan Berry Anggriawan, di China dan Hong Kong. "Selama berpasangan dengan Ahsan saya cukup puas. Saya mendapatkan gelar juara pada All England, Asian Games, Juara Dunia dua kali. Hanya pada Olimpiade 2016 yang gagal. Saya tidak menyangka akan meraih pencapaian sebanyak itu," katanya.

    Hendra mengatakan sudah punya keyakinan bermain bagus bersama Ahsan ketika mereka dipasangkan pada 2012. "Saya mengira akan butuh waktu lama untuk penyesuaian. Tapi, kami sudah langsung juara superseries, juara dunia dan lainnya," ujarnya.

    Meskipun belum memutuskan pasangan pada pertandingan ganda putra selepas keluar dari Pelatnas PBSI, Hendra memastikan masih akan bermain sebagai atlet profesional hingga dua tahun mendatang.

    "Ada beberapa kandidat pemain yang bisa menjadi partner saya dan juga ada kemungkinan saya berpartner dengan pemain luar negeri," kata dia.

    Keputusannya untuk meninggalkan pelatnas PP PBSI, lanjut Hendra, telah mendapatkan dukungan dari keluarga dan pelatih. "Seandainya saya masih dipangil untuk pertandingan beregu atau saya masih dibutuhkan, saya bersedia untuk membantu," katanya.

    Hendra Setiawan pertama kali masuk pelatnas PP PBSI pada 2002. Atlet peraih medali emas pada Asian Games 2010 di Guangzhou, China, dan Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, itu sempat keluar dari Pelatnas PBSI pada 2009. Hendra kembali masuk Pelatnas PBSI pada 2012 dan berpasangan dengan Mohammad Setiawan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.