George Gandranata Ingin Cetak Rekor di Indonesia Open

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Valentin Flauraud

    REUTERS/Valentin Flauraud

    TEMPO.CO, Jakarta - Pegolf andalan Indonesia George Gandranata dan Danny Masrin berharap dapat meraih kemenangan di negara sendiri dalam turnamen Bank BRI-JCB Indonesia Open yang dimulai Kamis, 17 November 2016. Mereka juga berharap turnamen ini bisa membuat olahraga golf semakin dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.

    Direktur Bank BRI Sis Apik Wijayanto mengatakan,  Indonesia Open merupakan salah satu kejuaraan nasional paling bergengsi di Asia dan Bank BRI merasa sangat terhormat memiliki kesempatan untuk menjadi sponsor utama turnamen ini. “Kami berharap kembalinya kejuaraan nasional ini akan membakar semangat para pegolf Indonesia untuk bermain sebaik mungkin dan memenangi gelar juara BRI-JCB Indonesia Open,” kata dia.

    George Gandranata, Danny  Masrin, Ian Andrew, dan Jordan Irawan berada di antara 20 pegolf lokal yang bersaing di ajang bertotal hadiah US$ 300 ribu (Rp 4 miliar) ini. Juara Indonesia Open sebelumnya, Gaganjeet Bhullar dari India, dan para juara baru Asian Tour, seperti Pavit Tangkamolprasert dari Thailand, Thitiphun Chuayprakong dan Carlos Pigem dari Spanyol, juga akan hadir di Pondok Indah Golf Course.

    Ada juga pegolf yang pernah dua kali menduduki peringkat satu Asian Tour, Jeev Milkha Singh dari India. Akan hadir pula Akinori Tani dari Jepang, Pavit Tangkamolprasert dari Thailand, Casey O’Toole dari Amerika Serikat, dan Siddikur Rahman dari Bangladesh.

    George Gandranata pun bertekad bermain sebaik mungkin untuk menjadi pegolf Indonesia kedua yang menjuarai turnamen Nasional Terbuka negaranya sendiri setelah Kasiadi yang menang di tahun 1989.

    “Saya bangga dapat bermain di Bank BRI-JCB Indonesia Open. Merupakan mimpi setiap pegolf untuk bermain di turnamen Nasional Terbuka negaranya sendiri dan berusaha untuk memenanginya,” ujar George. “Terasa berbeda saat Anda bermain di negara anda sendiri. Tekanan pasti ada, tapi saya suka berada di bawah tekanan. Tekanan memotivasi saya untuk bermain lebih baik.”

    Danny Masrin, yang berusia 24 tahun, berharap dapat menggunakan pengalamannya saat bermain di ADT dengan baik. Ia termasuk empat pegolf lokal yang mencapai titik tengah Indonesian Masters pada bulan Oktober lalu.

    “Standar olahraga golf di Indonesia telah berkembang. Saat ini kita memiliki lebih banyak turnamen lokal dan para pemain juga mendapatkan pengalaman dengan bermain di ajang Asian Tour. Bank BRI-JCB Indonesia Open akan menjadi tambahan yang baik untuk memperkenalkan para pegolf kepada turnamen golf internasional,” kata Danny.

    Danny mengatakan, dia telah bermain baik akhir-akhir ini dan berharap dapat membangun momentum. “Saya merasa sangat bangga dapat bermain di Indonesia Open. Tentunya ini akan menjadi pekan yang menantang dengan banyaknya pemain hebat Asian Tour yang ikut serta, tapi saya akan berfokus pada permainan saya dan mudah-mudahan saya memiliki kesempatan untuk menang di akhir pekan,” tambahnya.

    BANK BRI-JCB INDONESIA OPEN |GADI MAKITAN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?