TV Jerman Menolak Siarkan Olimpiade

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bendera besar Jepang dibentangkan di atas lapangan saat berlangsungnya Upacara penutupan Olimpiade 2016 di Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, 21 Agustus 2016. REUTERS

    Bendera besar Jepang dibentangkan di atas lapangan saat berlangsungnya Upacara penutupan Olimpiade 2016 di Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, 21 Agustus 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Televisi publik Jerman tidak akan menayangkan Olimpiade secara langsung untuk pertama kalinya setelah mereka menolak mentah-mentah perjanjian hak yang diminta raksasa Amerika Serikat (AS) Discovery.

    Eurosport, milik Discovery Communications, membayar 1,3 miliar euro untuk semua hak penyiaran di sebagian besar wilayah Eropa untuk Olimpiade antara 2018 sampai 2024.

    Sejak saat itu mereka berunding dengan penyiar Eropa secara individual untuk memberikan lisensi atas hak tersebut.

    Pada Senin, Discovery mengatakan perundingan dengan ARD dan ZDF Jerman gagal mencapai kesepakatan. Dengan kata lain, kedua stasiun publik itu tidak akan menayangkan empat Olimpiade mendatang.

    Ulrich Wilhelm, yang menangani hak penyiaran olahraga di ARD, mengatakan pihaknya ingin mengupayakan sebuah kesepakatan.

    "Namun kita harus mengakui bahwa permintaan dari Discovery di luar apa yang bisa kita berikan," katanya, menekankan bahwa pendapatan mereka bergantung pada biaya izin publik, seperti dikutip AFP.

    Media Jerman melaporkan bahwa Discovery meminta ARD dan ZDF membayar 150 juta euro untuk hak menayangkan Olimpiade musim dingin 2018 di Pyeongchang dan Olimpiade musim panas 2020 di Tokyo.

    Namun, ARD dan ZDF hanya bersedia membayar 100 juta euro, tambahnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.