Jelang Pelatnas, Pebalap Sepeda Indonesia Tes Kesehatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet balap sepeda Indonesia Uyun Muzizah memacu sepedanya pada balap sepeda nomor 500 meter time trial SEA Games XXVI di Velodrome, Jakarta (19/11). Uyun harus puas dengan medali Perunggu, sementara Emas diraih atlet Malaysia Fatehah Mustafa dan Perak diraih atlet Filipina Apryl Eppinger. TEMPO/Subekti

    Atlet balap sepeda Indonesia Uyun Muzizah memacu sepedanya pada balap sepeda nomor 500 meter time trial SEA Games XXVI di Velodrome, Jakarta (19/11). Uyun harus puas dengan medali Perunggu, sementara Emas diraih atlet Malaysia Fatehah Mustafa dan Perak diraih atlet Filipina Apryl Eppinger. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 20 pebalap sepeda putra dan putri yang diproyeksikan turun pada SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 menjalani tes kesehatan bersama Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas di PPITKON Kemenpora, Jakarta, Selasa.

    Dari 20 nama pebalap yang yang menjalani tes kesehatan sebelum masuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) ini ada nama pebalap senior yang sudah kenyang pengalaman dikancah nasional dan internasional yaitu pebalap wanita Uyun Muzizah.

    Direktur Performa Tinggi Satlak Prima Deny Gumulya menilai Uyun Muzizah meski saat ini sudah berusia 37 tahun kemampuannya masih bisa diandalkan. Bahkan, pebalap kelahiran Tuban Jawa Timur ini bakal menjadi ujung tombak di SEA Games 2017.

    "Secara usia Uyun memang sudah tidak muda lagi. Tapi kemampuannya tidak boleh dianggap enteng. Dia masih bisa bersaing dengan pebalap di Asia Tenggara," katanya di sela tes kesehatan yang digelar Satlak Prima.

    Mantan pebalap nasional itu menegaskan jika dilihat dari kemampuan dan catatan waktu yang ditorehkan, Uyun memang memiliki peluang besar untuk menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia pada kejuaraan multi event dua tahunan itu.

    Uyun Muzizah selama ini menjadi andalan Indonesia pada nomor track. Namun, tidak menutup kemungkinan pebalap kelahiran 7 Desember 1979 itu bakal turun di nomor road race. Untuk level SEA Games, prestasi terakhir yang diraih adalah tiga emas dan satu perunggu di SEA Games 2011 Jakarta.

    Mendapatkan kepercayaan lagi untuk menjalani tes sebagai salah satu syarat untuk masuk pelatnas SEA Games 2017, Uyun mengaku sudah siap untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Saat ini pihaknya terus berlatih mandiri meski hanya di jalan raya.

    "Latihan rutin terus saya lakukan meski bukan di velodrome. Saya berharap apa yang saya lakukan bisa memotivasi pebalap muda untuk meraih prestasi yang lebih baik," kata istri Muhammad Yusuf itu.

    Selain Uyun, ada beberapa pebalap muda potensial yang kedepan bakal menjadi tulang punggung timnas.

    Sebut saja Ayustina Delia Priatna. Pebalap asal Jawa Barat ini baru saja menyumbangkan dua perunggu untuk kontingen Indonesia pada kejuaraan Asian Cup 2016 di Bangkok, Thailand bulan lalu. Pebalap yang akrab dipanggil Ayu ini turun di nomor 3.000 meter individual pursuit dan schrath race.

    Tes kesehatan bagi atlet merupakan kewajiban sebelum masuk pelatnas. Selain dari cabang balap sepeda, tes kesehatan hari ini juga dilakukan pada atlet angkat besi, karate dan tenis. Sebelumnya tes dilakukan pada atlet atletik dan bulu tangkis.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.