Piala Pembangunan Jaya Sarana Latihan Mental Pemain Muda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis ganda campuran Piala Sudirman Indonesia melakukan latihan di gate 9  Guangzhou Gymnasium, Cina, Sabtu (9/5). Turnamen berlangsung mulai hari Minggu 10 hingga 17 Mei mendatang.ANTARA/ZARQONI.

    Pebulutangkis ganda campuran Piala Sudirman Indonesia melakukan latihan di gate 9 Guangzhou Gymnasium, Cina, Sabtu (9/5). Turnamen berlangsung mulai hari Minggu 10 hingga 17 Mei mendatang.ANTARA/ZARQONI.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Harian Perkumpulan Bulu (PB) Tangkis Jaya Raya Imelda Wiguna mengatakan, Pembangunan Jaya Cup 2016 merupakan sarana latihan mental bagi atlet-atlet muda untuk menghadapi kejuaraan beregu berskala internasional.

    Pembangunan Jaya Cup diadakan di GOR Bulu Tangkis Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, 14-17 Desember 2016. Ini merupakan kejuaraan beregu campuran antarklub untuk pemain-pemain berusia di bawah 19 tahun. Mereka menggunakan sistem Piala Sudirman--setiap pertemuan terdiri dari lima pertandingan, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

    "Pemain-pemain perlu pengalaman bagus di samping kemampuan teknik," kata Imelda usai konferensi pers turnamen Pembangunan Jaya Cup di Jakarta, Selasa, 13 Desember 2016. "Bermain di kejuaraan beregu bisa melatih mental mereka karena tensi di turnamen macam itu tinggi."

    Menurut Imelda, kalau saat junior seorang pemain sudah terbiasa menghadapi tekanan kejuaraan bergu, saat dewasa nanti dia akan sudah siap. "Tinggal jalan saja," kata dia. "Tidak perlu coba-coba lagi."

    Yayasan Pembangunan Jaya Raya sebagai sponsor telah enam kali mengadakan kejuaraan ini. Tahun ini, mereka menyediakan hadiah total sebesar Rp 425 juta, dengan distribusi Rp 200 juta kepada juara I, Rp 125 juta untuk runner-up, Rp 75 juta untuk peringkat III, dan Rp 25 juta untuk peringkat IV. Jumlah ini sama dengan tahun lalu.

    Pembangunan Jaya Cup 2016 diikuti delapan klub di Indonesia yang dipilih oleh penyelenggara. "Pemilihan dilakukan berdasarkan peringkat individu terbaik yang dimiliki masing-masing sektor di klub itu," kata Bambang Bahagio, direktur eksekutif PB Jaya Raya. Adapun peringkat yang digunakan adalah peringkat pemain junior--di bawah 19 tahun--yang diterbitkan PBSI per 8 Desember 2016.

    Delapan klub yang berpartisipasi adalah Jaya Raya, Djarum, SGS PLN, Candra Wijaya International Badminton Centre, Mutiara Cardinal Bandung sebagai juara bertahan, Exist, FIFA Sidoarjo, dan Sekolah Khusus Olahragawan Ragunan.

    Delapan peserta itu dibagi ke dalam dua grup di babak penyisihan. Grup A terdiri dari Jaya Raya, Djarum, SGS PLN, dan Candra Wijaya International Badminton Centre, sementara Grup B terdiri dari Mutiara, Exist, FIFA, dan SKO Ragunan.

    GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.