Manor Terancam Tak Bisa Ikut Lomba Formula 1  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil pembalap tim Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto melayang di atas mobil pembalap tim Sauber asal Swedia, Marcus Ericsson dalam sebuah kecelakaan saat bersaing di Formula 1 Russian Grand Prix di Sochi Autodrom, Rusia, 1 Mei 2016. AP Photo/Denis Tyrin

    Mobil pembalap tim Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto melayang di atas mobil pembalap tim Sauber asal Swedia, Marcus Ericsson dalam sebuah kecelakaan saat bersaing di Formula 1 Russian Grand Prix di Sochi Autodrom, Rusia, 1 Mei 2016. AP Photo/Denis Tyrin

    TEMPO.CO, London - Musim balap Formula 1 2017 menyisakan waktu sepuluh pekan. Namun datang kabar buruk bahwa F1 akan kehilangan satu tim karena Manor Racing sejak pekan lalu di bawah pengelolaan administratur yang ditunjuk pengadilan atau kreditur (going into administration).

    Masa depan tim yang berbasis di Banbury, Inggris, itu untuk ikut dalam kompetisi F1 2017 menjadi tanda tanya besar. Bekas tim pembalap Indonesia, Rio Haryanto, ini diberi tenggat hingga 20 Januari mendatang untuk mengamankan investasi segar agar bisa mengikuti musim 2017.

    Geoff Rowley, administratur bersama di FRP advisory, mengakui tim ini membutuhkan investasi keberlanjutan yang besar jika ingin tetap berlaga di F1. “Tim ini menunjukkan kemajuan yang signifikan di bawah kepemilikan baru sejak permulaan 2015, termasuk meraih satu poin konstruktor,” ucapnya.

    Manor yang secara finansial didukung pemilik perusahaan energi, Stephen Fitzpatrick, mempekerjakan 221 pegawai. Masa depan ratusan pegawai ini bergantung pada apakah tim manajemen senior Manor mendapatkan investasi baru. Sejak semester kedua 2016, Manor telah melakukan sejumlah pembicaraan dengan sejumlah investor, tapi hingga kini belum mendapatkan hasil. “Satu hal yang saya pahami sedari awal, di dalam kompetisi F1 saat ini, dana yang besar seimbang dengan prestasi,” kata Fitzpatrick.

    Keikutsertaan Manor dalam awal kompetisi Grand Prix Australia pada 26 Maret mendatang juga bergantung pada hasil proses administrasi. “Dan setiap negosiasi terkait dengan pihak-pihak yang tertarik adalah kesempatan yang sangat terbatas,” ujar Rowley.

    Dalam peringkat akhir konstruktor 2016, Manor berada di posisi terakhir dengan satu poin. Pembalap Jerman, Pascal Wehrlein, mencetak satu-satunya poin itu seusai finis di peringkat kesepuluh pada GP Austria. Sedangkan Rio Haryanto yang berlaga di separuh musim gagal menyumbangkan poin untuk Manor.

    Melihat ketidakjelasan Manor, dua pembalapnya bersiap angkat kaki. Wehrlein disebut-sebut akan menggantikan pembalap Brasil, Felipe Nasr, di tim Sauber. Sedangkan pembalap asal Prancis, Esteban Ocon, akan bergabung dengan Force India.

    BBC F1 | HOTMA SIREGAR

    Baca:
    Hasil Sepak Bola Jumat Dinihari: Real Madrid dan Milan Lolos
    Madrid Torehkan Rekor tanpa Ronaldo, Ada 3 Fakta Penting 
    Dimitri Payet Ogah Main, Bos West Ham Jadi Curiga



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.