Bukan Lagi Nomor 1, Serena Tetap Kuat di Australia Terbuka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis AS, Serena Williams memukul bola saat sesi latihan yang didampingi oleh pelatihnya, Patrick Mouratoglou, menjelang turnamen Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 15 Januari 2017. Pada turnamen serupa musim lalu, Serena dikalahkan oleh petenis Jerman, Angelique Kerber. AP Photo/Aaron Favila

    Petenis AS, Serena Williams memukul bola saat sesi latihan yang didampingi oleh pelatihnya, Patrick Mouratoglou, menjelang turnamen Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 15 Januari 2017. Pada turnamen serupa musim lalu, Serena dikalahkan oleh petenis Jerman, Angelique Kerber. AP Photo/Aaron Favila

    TEMPO.COMelbourne - Petenis putri Amerika Serikat, Serena Williams, datang ke Melbourne untuk mengikuti turnamen Grand Slam Australia Terbuka mulai hari ini, Senin, 16 Januari 2017, pada usia 35 tahun.

    Dengan posisinya di peringkat kedua Asosiasi Tenis Wanita (WTA), petenis yang akrab dipanggil Serena ini adalah pemain papan atas tertua yang pernah bertanding dalam seri turnamen Gran Slam pertama setiap tahun tersebut.

    Serena akan tampil di lapangan keras kompleks tenis di kawasan olahraga Melbourne Park dengan peluang memenangi seri Grand Slam untuk ke-23 kalinya. Bila hal ini terjadi, ia mencetak rekor baru dalam sejarah tenis putri dalam rangkaian turnamen akbar tersebut pada era tenis terbuka. Saat ini ia sudah menyamai rekor Steffi Graf dari Jerman, yaitu menjuarai Grand Slam 22 kali.

    Namun Serena, yang kehilangan posisinya sebagai pemain nomor satu dunia pada September lalu, tak mau menjawab pertanyaan tentang peluangnya mencetak rekor baru pada era tenis putri modern tersebut. “Tentu saja saya datang ke sini untuk memenangi setiap pertandingan dan merebut gelar juara,” kata Serena, yang pada babak final Australia Terbuka tahun lalu kalah melawan Angelique Kerber dari Jerman. “Namun saya hanya berfokus untuk bermain dan bermain.”

    Meski kalah pada babak pertama turnamen pemanasan di Auckland, Selandia Baru, awal tahun ini dan absen dari pertandingan sejak November lalu, Serena masih diunggulkan. Pengalaman dalam tiga tahun terakhir memenangi sejumlah turnamen akbar dan bolak-balik menempati peringkat pertama WTA membuktikan bahwa Serena masih kuat.

    USA TODAY | BBC | HARI PRASETYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.