Valtteri Bottas Gantikan Rosberg di Tim F1 Mercedes  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap baru Tim Williams Martini Racing untuk musim 2017, Lance Stroll (kiri) bersama rekan setimnya Valtteri Bottas saat gelar konferensi pers di Wantage, Inggris 3 November 2016. REUTERS

    Pembalap baru Tim Williams Martini Racing untuk musim 2017, Lance Stroll (kiri) bersama rekan setimnya Valtteri Bottas saat gelar konferensi pers di Wantage, Inggris 3 November 2016. REUTERS

    TEMPO.COJakarta - Valtteri Bottas dikabarkan meninggalkan Tim Williams untuk bergabung dengan Lewis Hamilton di Mercedes. Tim Williams Martini Racing telah merampungkan negosiasi dengan Mercedes mengenai pembalap Finlandia itu.  

    Bottas akan mengisi kursi di Mercedes yang ditinggalkan Nico Rosberg, yang secara tak terduga mengumumkan pensiun pada Desember 2016 sesaat setelah dia memenangi juara dunia Formula Satu. 

    Claire Williams, Deputi Tim Principal Williams, mengakui negosiasi berlangsung lebih lama, tapi dia mengatakan, “Tidak akan menyenangkan mencegah seorang pembalap yang memiliki kesempatan bagus, khususnya untuk karier Valtteri.”

    Perundingan itu harus berhasil untuk Williams, dan itulah yang dikerjakan selama enam minggu terakhir. “Kami berada di bagian akhir negosiasi dan berharap dapat segera membuat pengumuman,” ujar Williams.

    Claire mengatakan, “Isu (perpindahan) ini telah menarik perhatian, dan saya pikir semua orang ingin tahu. Ini adalah peluang besar untuk Valtteri dan dia telah memberikan banyak untuk Williams. Jika Tim Williams mampu mewujudkan keinginan Valtteri yang bernilai positif untuk Williams, ini adalah hal yang benar. Williams tak membutuhkan atau menginginkan seorang pembalap yang sangat ingin berada di tempat lain.”

    Pencapaian karier terbaik Valtteri terjadi pada 2014, ketika dia menempati peringkat keempat Formula I dengan koleksi 186 poin serta dua kali menempati runner up di Grand Prix Inggris dan Jerman. Jika Bottas pergi, Felipe Massa kemungkinan besar kembali dari masa pensiun sebagai pembalap utama Williams. 

    Williams juga mengindikasikan minatnya mempekerjakan Paddy Lowe, mantan Direktur Teknik Mercedes. “Tentu saja seseorang seperti Paddy akan menjadi andalan bagi kami,” tutur Claire. “Alasan lainnya, Paddy memulai karier di Williams, dan tim mana yang tidak menginginkan seseorang seperti Paddy Lowe?”

    GUARDIAN | HOTMA SIREGAR

    Baca: 
    MU Vs Liverpool Seri, Mourinho dan Klopp Sempat Adu Mulut
    Kokoh di Puncak Klasemen, Chelsea Masih Diganggu Isu Costa   
    Kemenpora Data Pemain untuk Dinaturalisas, Ini Kata PSSI 
    Sevilla Beri Real Madrid Kekalahan Pertama dalam 41 Laga
    Heboh Costa Kesengsem Klub Cina, Conte: Uang Bukan Segalanya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.