Ganti Pasangan, Tontowi/Gloria Siap Jalani Debut di Malaysia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tontowi Ahmad mengembalikan bola kepada Zhang Nan/Zhao Yunlei dalam Semifinal pertandingan ganda campuran di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 15 Agustus 2016. Kemenangan tersebut membuka harapan bagi Indonesia untuk meraih medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro. AP/Kin Cheung

    Tontowi Ahmad mengembalikan bola kepada Zhang Nan/Zhao Yunlei dalam Semifinal pertandingan ganda campuran di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 15 Agustus 2016. Kemenangan tersebut membuka harapan bagi Indonesia untuk meraih medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro. AP/Kin Cheung

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan baru ganda campuran, Tontowi Ahmad/Gloria Emanuelle Widjaja, akan menjalani debutnya pekan ini. Mereka akan turun berlaga di turnamen Malaysia Masters Grand Prix Gold 2017 pada 17-22 Januari mendatang di kota Sibu, Sarawak, Malaysia.

    Ditemui di sela-sela padatnya jam latihan hari Jumat lalu, 13 Januari 2017, Tontowi/Gloria menyampaikan kondisi kesiapannya.

    “Semuanya sudah oke dan lancar karena saya tidak menganggap Gloria junior saya. Namun, kalau memang ada pengalaman yang lebih, pasti saya berikan. Begitu juga Gloria. Kalau ada masukan buat saya, ya, saya terima, agar kami sama-sama nyaman dan baik,” kata Tontowi kepada Badmintonindonesia.org.

    Menurut Gloria persiapan mereka sudah cukup karena keduanya sudah berlatih sejak Desember 2016. "Hanya tinggal menambahkan hal non-teknis dan kekompakan. Yang penting saya percaya diri main bersama Mas Owi (Tontowi), yang merupakan juara Olimpiade,” ujarnya.

    Walau belum pernah berpasangan di lapangan pertandingan, Tontowi/Gloria mengaku tidak terlalu sulit untuk beradaptasi karena masing-masing sudah lama saling mengenal dan berlatih bersama.

    “Saya dan Mas Owi memulai lagi dari nol. Pada awal tahun ini, yang penting kami tetap berpikiran positif dan terus maju," kata Gloria. "Dijalani saja. Mencari chemistry dengan Mas Owi juga tidak terlalu sulit karena sudah sama-sama kenal. Yang diperlukan hanya menghapal kebiasaan masing-masing.” Tontowi menambahkan, yang menjadi kunci adalah saling pengertian satu sama lain.

    BADMINTONINDONESIA.ORG | GADI MAKITAN

    Baca:
    MU Vs Liverpool Seri, Mourinho dan Klopp Sempat Adu Mulut
    Kokoh di Puncak Klasemen, Chelsea Masih Diganggu Isu Costa  
    Kemenpora Data Pemain untuk Dinaturalisas, Ini Kata PSSI
    Sevilla Beri Real Madrid Kekalahan Pertama dalam 41 Laga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.