Tontowi Berpasangan dengan Gloria di Malaysia Masters

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tontowi Ahmad mengembalikan bola kepada Zhang Nan/Zhao Yunlei dalam Semifinal pertandingan ganda campuran di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 15 Agustus 2016. Kemenangan tersebut membuka harapan bagi Indonesia untuk meraih medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro. AP/Kin Cheung

    Tontowi Ahmad mengembalikan bola kepada Zhang Nan/Zhao Yunlei dalam Semifinal pertandingan ganda campuran di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 15 Agustus 2016. Kemenangan tersebut membuka harapan bagi Indonesia untuk meraih medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro. AP/Kin Cheung

    TEMPO.CO, Jakarta - Tontowi Ahmad akan tampil di Turnamen Malaysia Masters Grand Prix Gold 2017. Namun, Tontowi tidak akan berpasangan dengan Liliyana Natsir dalam penampilan perdananya tahun ini di turnamen yang di gelar di Sibu, Sarawak, Malaysia, mulai hari ini.

    Tontowi menyatakan sudah siap berlaga kembali musim ini. Kini dia akan menjalani debutnya, berpasangan dengan Gloria Emanuelle Widjaja. Tontowi yang meraih medali emas Olimpiade Rio 2016 bersama Liliyana Natsir, telah menyiapkan diri bersama pasangan barunya itu dalam sebulan terakhir.

    Menurutnya, persiapan untuk menghadapi turnamen kali ini sudah cukup. Dia tidak muluk-muluk menentukan target di turnamen ini. “Saya ingin bermain sebaik mungkin saja. Ini kan pasangan baru, jadi masih tahap penjajakan," kata pemain asal klub Djarum Kudus tersebut.

    Tontowi tidak menganggap Gloria sebagai juniornya. Dia justru lebih suka berbagi pengalaman agar permainan mereka solid. “Gloria juga kalau ada masukan buat saya, ya saya terima. Biar sama-sama nyaman dan baik," kata Tontowi, seperti dilansir situs PP PBSI, badmintonindonesia.org.

    Gloria mengatakan berpasangan dengan Tontowi mulai dari nol. Dari latihan yang sudah dijalani, dia menyatakan tidak menenemukan kendala untuk menghadapi laga nanti. “Yang penting saya bisa tetap percaya diri bersama Mas Owi—panggilan Tontowi--yang juara olimpiade,” kata Gloria, yang terakhir di berpasangan dengan Riky Widianto.

    Gloria justru menargetkan bisa merebut gelar di turnamen ini karena ini menjadi ajang pembuktian kemampuannya.  Baginya, ini kesempatan besar karena berpasangan dengan pemain sudah berpengalaman. “Target pribadi bisa membuktikan meraih gelar juara,” kata Gloria, yang sudah beberapa kali tampil di  turnamen seri Grand Prix Gold.

    Tontowi harus berganti pasangan dengan Gloria untuk sementara karena Liliyana sedang menjalani proses pemulihan dari cedera lutut yang diderita sejak November lalu. Mereka terpaksa mundur dari turnamen akhir tahun BWF Dubai World Super Series Finals 2016.Turnamen yang hanya diikuti oleh pemain atau pasangan pemain bulu tangkis yang peringkatnya masuk delapan besar dunia.

    Sebelumnya, Staf Ahli Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Christian Hadinata mengatakan cedera Liliyana diharapkan bisa cepat pulih lagi. Dengan perawatan yang optimal, Liliyana bisa pulih dan kembali bertanding. “Cederanya saat bertanding, bukan karena beratnya latihan jadi tidak terlalu parah,” kata Christian.

    Pada pertandingan perdana, Tontowi/Gloria akan menghadapi pasangan India Reddy B Sumeeth/Ashwini Ponnappa. Selain Tontowi/Gloria, ada delapan pasangan ganda campuran Indonesia yang tampil di turnamen ini.

    PP PBSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.