Roger Federer Masih Mampu Cetak 19 Servis As

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roger Federer, mengembalikan pukulan lawannya asal Bulgaria Grigor Dimitrov pada pertandingan Australia Terbuka di Melbourne Park, Australia, 22 Januari 2016. Federer menang 6-4 3-6 6-1 6-4 dari Dimitrov. REUTERS/Thomas Peter

    Roger Federer, mengembalikan pukulan lawannya asal Bulgaria Grigor Dimitrov pada pertandingan Australia Terbuka di Melbourne Park, Australia, 22 Januari 2016. Federer menang 6-4 3-6 6-1 6-4 dari Dimitrov. REUTERS/Thomas Peter

    TEMPO.CO, Melbourne - Roger Federer masih terlihat gugup. Ini turnamen akbar pertama yang diikutinya setelah enam bulan absen karena cedera lutut. Namun dia bisa selamat dari laga perdana di Melbourne Park pada Senin malam, 16 Januari 2017.

    Federer lolos dari putaran pertama dengan mengalahkan Jurgen Melzer dalam pertarungan empat set, 7-5, 3-6, 6-2, 6-2. Dalam laga itu, Federer mampu membuktikan pukulan servisnya masih seperti geledek. Dia mencetak 19 pukulan servis As dan hanya sekali membuat kesalahan servis.

    ”Saya merasa gugup setelah pertandingan benar-benar mulai,” kata Federer, yang mulai absen sejak tampil di semifinal Wimbledon tahun lalu. Meski gerakannya masih belum gesit, tak terlihat ada tanda-tanda ada masalah di lututnya seusai operasi enam bulan lalu.

    Petenis Swiss berusia 35 tahun itu mengaku merasa sudah cukup senang bisa kembali bermain, tapi dia juga berharap bisa terus bertahan sampai partai puncak. Menang di laga perdana, Federer akan kembali berlaga pada hari ini. Dia akan menjajal kemampuan Noah Rubin, petenis Amerika Serikat yang masih berusia 20 tahun dengan peringkat ke-200 dunia.

    Pemilik rekor 17 gelar Grand Slam itu sudah absen dari berbagai turnamen selama separuh musim lalu. Dia tak tampil di Prancis Terbuka dan 65 turnamen lainnya. Akibatnya, Federer untuk pertama kalinya terlempar dari 10 besar dunia sejak 7 Oktober 2002. Dia juga merasakan untuk pertama kalinya sejak 2000 tak meraih gelar juara sepanjang kompetisi tahun lalu.

    Kini, penampilan Federer tetap ditunggu-tunggu di Melbourne Park. Apalagi dia telah empat kali mengangkat trofi di Rod Laver Arena. Meski bisa dibilang bukan petenis muda lagi, dia masih difavoritkan kembali berjaya.

    Federer mengakui tak yakin dapat mencapai kembali performa terbaiknya setelah operasi. Namun dia belum memikirkan untuk pensiun dini. Dia memilih absen selama enam bulan dengan harapan bisa mempertahankan performanya selama dua tahun atau tiga tahun ke depan. “Jadi, pola pikir saya adalah jangka panjang,” ucap Federer.

    NEW YORK TIMES | DAILY NEWS | ANTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?