Karolina Pliskova Tak Merasa Jadi Favorit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi kebahagiaan petenis Ceko, Karolina Pliskova berhasil mengalahkan petenis nomer satu dunia, asal Amerika Serikat, Serena Williams dalam babak semifinal di turnamen US Open, 8 September 2016. Robert Deutsch-USA TODAY Sports

    Ekspresi kebahagiaan petenis Ceko, Karolina Pliskova berhasil mengalahkan petenis nomer satu dunia, asal Amerika Serikat, Serena Williams dalam babak semifinal di turnamen US Open, 8 September 2016. Robert Deutsch-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Melbourne - Karolina Pliskova tidak membuang-buang tenaga dalam menyelesaikan laga perdananya di Rod Laver Arena. Bintang tenis Republik Cek itu hanya butuh waktu 29 menit untuk mengakhiri pertandingan di bawah sinar matahari yang menyengat di Melbourne Park kemarin.

    Petenis yang memiliki tato di lengan kiri itu tampil percaya diri menghadapi petenis Spanyol, Sara Sorribes Tormo. Pliskova tak memberi ampun terhadap perlawanan Sorribes Tormo yang tak sebanding. Petenis unggulan kelima itu menutup pertandingan dengan 6-2, 6-0.

    "Saya merasa 100 kali lebih baik setelah tampil dalam Amerika Serikat Terbuka," kata finalis Amerika Serikat Terbuka tahun lalu itu. “Saya merasa lebih percaya diri dan tidak takut menghadapi lawan.”

    Setelah mengalahkan petenis peringkat ke-106 dunia, Pliskova selanjutnya menghadapi petenis kualifikasi, Anna Blinkova. Petenis muda asal Rusia itu berhasil lolos ke babak kedua setelah mengalahkan petenis Rumania, Monica Niculescu. Pliskova tak jumawa menghadapi lawan keduanya nanti meski dia lebih diunggulkan.

    "Saya tidak merasa seperti akan menjadi favorit dalam turnamen ini atau Grand Slam sejauh ini," katanya. "Saya pikir, masih ada pemain yang lebih baik dari saya. Saya tidak ingin membebani diri saya sendiri."

    Pliskova mengaku merasa cocok dengan lapangan keras di Melbourne Park. Dalam dua tahun terakhir, dia hanya mencapai putaran ketiga dalam Australia Terbuka. Kini, dia berharap bisa lebih baik setelah sukses merebut gelar dalam turnamen pemanasan Grand Slam di Brisbane dua pekan lalu.

    Sementara Johanna Konta yang baru saja merebut gelar juara di Sydney International pekan lalu memetik kemenangan pertama dengan mengalahkan Kirsten Flipkens dengan mudah, yakni 7-5, 6-2. Konta mengatakan menikmati pertandingan di lapangan keras. "Saya pasti senang bermain di sini. Ini seperti mimpi," kata Konta.

    Konta yang menjadi unggulan kesembilan berhasil mencapai babak semifinal Australia Terbuka tahun lalu. Padahal saat itu, perjuangannya cukup berat. Dalam pertandingan putaran pertama, Konta dihadang Venus Williams. Kini, perjalanan Konta lebih mudah karena belum bertemu dengan pemain-pemain unggulan pada babak-babak awal.

    Selanjutnya, Konta akan menghadapi petenis Jepang, Naomi Osaka, yang menyingkirkan petenis Thailand, Luksika Kumkhum, yang mendapat fasilitas wildcard. Osaka sempat kalah di set pertama, tapi berhasil menutup dua set berikutnya dengan 6-7 (2), 6-4, 7-5.

    Di kelompok putra, Rafael Nadal sukses melewati hari pertama dengan meyakinkan. Petenis Spanyol itu mengalahkan Florian Mayer dengan 6-3, 6-4, 6-4, di Rod Laver Arena. “Ini pertarungan yang tak mudah,” kata pemegang 15 gelar juara Grand Slam itu.

    Petenis berusia 30 tahun itu juga banyak absen dalam berbagai turnamen pada musim lalu. Dia harus memulihkan cedera pergelangan tangannya sampai dia menjajal tampil dalam Olimpiade Rio pada Agustus lalu. “Kini permainan saya sudah solid lagi,” kata petenis unggulan kesembilan itu.

    Sementara petenis unggulan kedua dan ketiga juga lolos ke babak kedua. Petenis unggulan kedua, Novak Djokovic, menaklukkan perlawanan Fernando Verdasco dengan 6-1, 7-6 (7-4), 6-2. Sedangkan petenis unggulan ketiga, Milos Raonic, juga tak banyak kesulitan melangkah ke putaran kedua setelah mengalahkan petenis, Jerman Dustin Brown, dengan 6-3, 6-4, 6-2.

    AUSOPEN | TELEGRAPH | ESPN | ANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.