Radwanska Takluk dari Petenis Veteran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agnieszka Radwanska, mengembalikan pukulan lawannya Tsvetana Pironkova pada pertandingan babak keempat Prancis Terbuka di Roland Garros, Paris, 31 Mei 2016. Radwanska kalah  2-6, 6-3, 6-3 dari Pironkova. AP/Christophe Ena

    Agnieszka Radwanska, mengembalikan pukulan lawannya Tsvetana Pironkova pada pertandingan babak keempat Prancis Terbuka di Roland Garros, Paris, 31 Mei 2016. Radwanska kalah 2-6, 6-3, 6-3 dari Pironkova. AP/Christophe Ena

    TEMPO.CO, Melbourne - Agnieszka Radwanska, salah satu petenis putri favorit juara di Australia Terbuka tak terduga kandas di babak kedua. Dia takluk dari petenis veteran Kroasia, Mirjana Lucic-Baroni, kemarin.

    Lucic-Baroni tak kesulitan menghadapi perlawanan Radwanska yang menjadi unggulan ketiga dengan dua set langsung 6-3, 6-2. Ini menjadi prestasi terbaiknya dalam 19 tahun. “Oh Tuhan, ini adalah pertama kalinya di Australia dan saat saya semakin tua, tampaknya semakin baik."

    Petenis berusia 34 tahun itu pernah memenangkan Australia Terbuka untuk gelar ganda putri pada 1998. Saat itu, dia berpasangan dengan Martina Hingis yang masih berusia 15 tahun. Di nomor tunggal, dia pernah mencapai semifinal Wimbledon pada 1999, sebelum berhenti bermain tenis selama beberapa tahun.

    Bagi Radwanska, ini adalah penampilan terburuknya di Melbourne Park. Padahal dia telah dua kali mencapai semifinal pada 2014 dan 2016. “Saya sedih dengan kekalahan ini, tapi dia memang bermain bagus,” kata petenis Polandia berusia 27 tahun itu.

    Sementara itu, sejumlah petenis unggulan di kelompok putri lainnya berhasil lolos ke putaran ketiga. Unggulan kesembilan Johanna Konta mengalahkan Naomi Osaka di Rod Laver Arena pada hari keempat kemarin.

    Konta sempat mendapat kesulitan menghadapi petenis remaja asal Jepang itu dalam pertarungan dua set 6-4, 6-2. Osaka adalah lawan yang sulit. Petenis berusia 19 tahun itu memiliki senjata andalan servis yang keras. Bahkan pukulan servisnya di game pembuka mencapai 191 kilometer per jam.

    "Dia adalah salah satu pemain yang benar-benar mengesankan selama 12 bulan terakhir," kata Konta usai pertandingan. "Saya bermain dengannya sekali sebelumnya, kami memiliki pertempuran yang sulit dan itu sama dengan hari ini. Aku tahu aku harus memberikan yang terbaik pada setiap titik."

    Selanjutnya, Konta baru akan menghadapi lawan berat di pertandingan berikutnya, yakni Caroline Wozniacki.  Mantan peringkat pertama dunia itu mengalahkan petenis muda Kroasia Donna Vekic dengan 6-1, 6-3.

    Unggulan lainnya, Serena Williams juga berhasil melenggang ke putaran ketiga. Dia mengincar gelar ketujuh di Melbourne Park ini. Jika berhasil, dia berarti merebut gelar Grand Slam ke-23, sekaligus memecahkan rekor yang diraih Stefi Graff.

    Dalam pertandingan kemarin, unggulan kedua itu mengalahkan Lucie Safarova 6-3, 6-4. Williams membuat 15 kali servis As dalam pertandingan yang hanya berjalan selama 86 menit. Selanjutnya, dia akan menghadapi rekan senegaranya Nicole Gibbs untuk berebut tiket ke babak keempat. Gibbs sebelumnya menyingkirkan Irina Falconi dengan 6-4, 6-1.

    TENNIS.COM| AUSOPEN| ANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.