LeBron Protes Kondisi Tim, Cavaliers Datangkan Pemain Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebasket Cleveland Cavaliers, LeBron James menempati posisi keenam sebagai atlet terkaya menurut majalah Forbes dengan penghasilan 64,8 juta dollar AS. REUTERS/ David Richard-USA TODAY Sports

    Pebasket Cleveland Cavaliers, LeBron James menempati posisi keenam sebagai atlet terkaya menurut majalah Forbes dengan penghasilan 64,8 juta dollar AS. REUTERS/ David Richard-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Jakarta - General Manager Cleveland Cavaliers David Griffin telah bertemu dengan LeBron James menyusul kritik pemain andalan ini terhadap daftar pemain (roster) Cavaliers musim ini.

    James yang berambisi merebut gelar NBA keempatnya, mengungkapkan keputusasaannya terhadap Cavs pekan-pekan belakangan ini dengan meminta klub menghadirkan seorang point guard seraya menyebut roster kali terlalu berat.

    Kendati merasa James telah berkomentar tidak sepantasnya karena mungkin menyinggung perasaan pemain lainnya, Griffin mendukung kekecewaan James terhadap permainan Cleveland belakangan ini.

    Pemuncak klasemen Wilayah Timur itu kini bercatatan menang-kalah 30-14 selama musim ini, namun pada awal 2017 ini terseok-seok pada 5-7 dengan menelan kekalahan tiga kali berturut-turut.

    "Semua orang frustasi dan bisa menerima fakta bahwa perasaan (LeBron) itu benar adanya," kata Griffin kepada wartawan menjelang timnya kalah 112-116 melawan Sacramento hari ini.

    Cleveland sudah merekrut pemain baru Kyle Korver bulan ini dan masih akan memburu satu pemain lain sebelum 23 Februari untuk mempertahankan gelar juara NBA mereka.

    Namun pelatih Cavaliers Tyronn Lue justru berkata, "Kami sudah cukup memiliki tim ini untuk menjadi juara. Kami hanya harus lebih baik lagi dalam bermain sebagai tim. Tidak ada alasan."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.