Tim Balap Sepeda Indonesia Uji Kemampuan di Kejuaraan ACC

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap sepeda beradu kecepatan pada etape pertama Tour de Linggarjati 2016 di Kuningan, Jawa Barat, 28 Oktober 2016. Sebanyak 135 pembalap dari delapan negara mengikuti etape pertama Tour de Linggarjati. ANTARA/Dedhez Anggara

    Pembalap sepeda beradu kecepatan pada etape pertama Tour de Linggarjati 2016 di Kuningan, Jawa Barat, 28 Oktober 2016. Sebanyak 135 pembalap dari delapan negara mengikuti etape pertama Tour de Linggarjati. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Jakarta - Pebalap pemusatan latihan nasional (pelatnas) Indonesia yang disiapkan untuk SEA Games 2017 Malaysia mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuannya ditingkat internasional dengan mengikuti kejuaraan Asia Cycling Championship (ACC) di Bahrain, 22 Februari.

    Manajer timnas Indonesia Budi Saputra di Jakarta Selasa mengatakan ada enam pebalap yang dikirim ke kejuaraan yang cukup bergengsi ini. Selama ini pebalap yang bakal dikirim menjalani pemusatan latihan di Yogjakarta.

    "Ada tiga pebalap putra dan tiga putri yang dikirim. Namun untuk putri ada satu pebalap yang turun di junior," katanya disela ukur sepeda bagi pebalap paracycling Muhammad Fadly yang juga turun di Bahrain.

    Tiga pebalap putra yang dikirim ke adalah Robin Manullang, Jamalidin Novardianto dan Elan Riyadi. Sedangkan untuk pebalap putri yaitu Ayustina Delia Priatna dan Mafirotika Marendra yang turun di elite dan Liontin Evangelina Setiawan yang turun di junior.

    Menurut dia, pada kejuaraan yang cukup bergengsi ini, timnas Indonesia dituntut mampu memberikan yang terbaik minimal mampu memperbaiki catatan waktunya. Pada kejuaraan ini, Indonesia mengirimkan pebalap yang selama ini fokus disprint.

    Pebalap pelatnas ini pada Asian Cycling Championship ini akan fokus turun pada dua nomor yaitu Individual Time Trial (ITT) dan Team Time Trial (TTT) putra dan putri.

    "Robin Manullang dan Elan Riyadi akan turun di TTT. Selain itu juga turun di ITT. Begitu juga dengan pebalap putri," kata Budi Saputra menambahkan.

    Saat ini semua pebalap yang bakal dikirim ke Bahrain terus menjalani pemusatan latihan sesuai dengan program yang telah ditetapkan. Pihaknya berharap, pebalap yang dikirim mampu memberikan hasil yang terbaik. Apalagi pebalap ini dipersiapkan untuk SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

    Pada kejuaraan ini, Indonesia juga mengirimkan satu atlet paracycling yaitu Muhammad Fadly. Pengiriman atlet difabel ini merupakan yang pertama setelah komisi paracycling PB ISSI terbentuk.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?