Singkirkan Anthony, Tommy Sugiarto ke Final Thailand Masters

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto berteriak usai mengalahkan pebulu tangkis Thailand Tanongsak Saensombonsuk pada pertandingan penyisihan Grup B Piala Thomas 2016 di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, 17 Mei 2016. Tommy menang dengan skor 24-22, 21-18. ANTARA/Prasetyo Utomo

    Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto berteriak usai mengalahkan pebulu tangkis Thailand Tanongsak Saensombonsuk pada pertandingan penyisihan Grup B Piala Thomas 2016 di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, 17 Mei 2016. Tommy menang dengan skor 24-22, 21-18. ANTARA/Prasetyo Utomo

    TEMPO.CO, Jakarta - Tommy Sugiarto berhasil memenangi pertandingan semifinal "derby" Indonesia melawan Anthony Sinisuka Ginting untuk mendapatkan satu tiket ke partai final Thailand Masters 2017.

    Dalam pertandingan semifinal yang berlangsung selama 68 menit itu di Nimibutur Stadium, Bangkok, Sabtu, Tommy memastikan tiket menuju partai puncaknya setelah menang dalam pertarungan tiga game yang penuh perjuangan.

    Meskipun sama-sama mewakili Merah-Putih, namun duel kedua pemain ini berlangsung sangat ketat. Karena baik Tommy yang lebih senior maupun Anthony sama-sama ngotot ingin merebut tiket final.

    Anthony mengawali permainan dengan baik di game pertama. Dengan tampil konsisten, Anthony mampu mencuri game pertama dari Tommy 21-16.

    Pada game kedua, Anthony lagi-lagi mengungguli Tommy di interval game, 11-9. Tommy mengakui akurasi dari juniornya tersebut sangat baik sehingga membuatnya tidak bisa mengembangkan permainan.

    "Pada saat interval game kedua, saya masih ketinggalan terus dari Anthony. Saya akui kalau akurasi Anthony sangat baik, saya jadi tidak bisa mengembangkan pola permainan," tutur Tommy seperti dilansir laman Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) dari Jakarta.

    Momen Tommy akhirnya datang di game kedua yang berlanjut di game ketiga di mana dia menilai penampilan Anthony menurun drastis di game penentuan tersebut.

    Meski sempat unggul 14-11, Anthony kemudian tidak dapat mengatasi permainan yang diterapkan seniornya tersebut hingga Tommy berhasil merebut 10 poin berturut-turut dan mengunci perolehan skor Anthony di angka 14.

    "Di akhir game kedua, saya perhatikan dia agak goyang, tidak seakurat game pertama. Inilah momen saya mengembalikan keadaan, saya tak mau bermain di pola Anthony. Kemudian di game ketiga, kelihatan stamina Anthony terkuras habis dibanding saya," ujar Tommy.

    Di laga final, Tommy lagi-lagi akan ditantang pemain muda masa depan Thailand Kantaphon Wangcharoen yang dengan mengejutkan mampu menembus putaran final setelah menundukkan Lee Zii Jia (Malaysia) dengan skor 15-21, 21-18, 22-20.

    "Semuanya kalau sudah terjun di turnamen senior, dianggap satu level. Pemain muda bisa menang, saya pun yang pemain senior juga bisa menang, yang penting fokus dan siap untuk fight," ucap Tommy mengomentari peluangnya di final.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPnBM Nol Persen, Cara Mudah Hitung Harga Mobil Baru Honda Brio

    Harga baru berlaku setelah penerapan PPnBM Nol Persen mulai Senin, 1 Maret 2021. Diskon terhadap PPnBM ini berlaku pula untuk Honda Brio.