Sean Gelael Dijagokan Jadi Penerus Rio Haryanto

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebalab Indonesia Sean Gelael. ANTARA/Zabur Karuru

    Pebalab Indonesia Sean Gelael. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Pereli senior nasional Rifat Sungkar berharap di masa mendatang pebalap GP2 asal Indonesia Sean Gelael bisa mencicipi ajang balap tertinggi Formula Satu (F1) yang pernah dicicipi Rio Haryanto pada musim kompetisi tahun lalu.

    "Sekarang kandidat nomor satu untuk menggantikan Rio, ya Sean Gelael. Anda enggak bisa bilang dia enggak pantas, dia orang paling pantas," kata Rifat Sungkar usai peluncuran Pertamax Motorsport Championship 2017 di Jakarta, Senin, 13 Februari 2017.

    Ia menambahkan, "Kita tinggal tunggu saja kapan waktunya, soal dia mau naik apa, naiknya kapan. Yang jelas saat ini yang paling pantas (bermain di F1) adalah Rio dan Sean."

    Di sisi lain, Rifat memberikan saran agar Sean mengasah komitmennya agar terus menunjukkan tekad untuk berlaga di ajang balap internasional. "Sean Galael dari bibit, bebet, bobot, paling memungkinkan. Namun perlu diasah komitmennya dirinya untuk berada di sana," ucap Rifat yang juga direktur Pertamax Motorsport.

    Rifat juga meminta masyarakat Indonesia mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan Rio Haryanto kendati gagal bermain di balapan F1 2017 karena kursi pebalap seluruh tim sudah terisi. Rifat menuturkan akan sulit bagi setiap pebalap jika harus berjuang dengan biaya sendiri atau minim sponsor untuk berlaga di ajang kelas dunia seperti F1.

    "Dalam proses ini kita tak bisa harapkan seseorang datang ke sana dengan biaya sendiri untuk ikut, karena ini sudah melibatkan yang namanya negara," ucap Rifat. "Indonesia bukan Eropa di mana motor sport adalah industri. Kita masih di sini secara personal menentukan sendiri karir kita mau ke mana, sendirian."

    Rifat mengajak masyarakat untuk realistis bahwa ajang balap jet darat membutuhkan dana besar yang tidak bisa ditutupi Rio sendirian. "Yang relistis adalah melihat budget tim F1 di lima besar itu 200-300juta euro, budgetnya Rio berapa?" jelas Rifat.

    Kendati demikian, Rifat tetap mendukung langkah yang dilakukan Rio Haryanto karena sudah pernah membawa nama Indonesia ke kancah internasional. "Saya orang yang sangat mendukung Rio karena dia tetap orang pertama yang bisa begitu di Indonesia," katanya. "Achievement dia menuju ke sana sebagai orang Indonesia pertama itu adalah pencapaian dia."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?