Bersama Suzuki, Iannone Optimistis Arungi MotoGP 2017  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andrea Iannone memberikan tanda tangan ke helm penggemar di acara peluncuran Suzuki GSX-R 150 dan GSX-S 150 di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 Februari 2017. Tempo/Wawan Priyanto.

    Andrea Iannone memberikan tanda tangan ke helm penggemar di acara peluncuran Suzuki GSX-R 150 dan GSX-S 150 di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 Februari 2017. Tempo/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta – Andrea Iannone, 27 tahun, akan tampil dengan Suzuki dalam lomba MotoGP musim ini, setelah empat musim sebelumnya membela Ducati. Ia pun berharap bisa meraih hasil lebih bagus ketimbang musim lalu.

    Paket motor cukup menjanjikan, kata pembalap asal Italia itu saat hadir di Indonesia dalam peluncuran Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 Februari 2017. Saya yakin akan semakin kompetitif. Mesin dan sasis sangat smooth. Semua bagus, juga kecepatan.

    Empat musim di Ducati, torehan terbaiknya adalah pada 2015, saat finis kelima. Musim lalu, ia sempat satu kali menjadi juara dan tiga kali menempati urutan ketiga. Tapi, secara umum, ia hanya finis di urutan kesembilan.

    Iannone yakin, dengan kerja keras, hasil lebih baik akan bisa diraih. Tim akan bekerja lebih keras di sesi tes selanjutnya untuk menentukan setting-an terbaik, katanya. Saya akan berusaha maksimal untuk bisa lebih cepat di lintasan.

    Di Suzuki, Iannone akan berduet dengan pembalap debutan, Alex Rins. Tentang para debutan itu, ia punya pendapat sendiri. Saya melihat Johan Zarco dan Folger sangat cepat di sesi tes. mereka cepat beradaptasi. Termasuk Rins, dia juga cepat. Di Australia semakin cepat. Saya senang melihatnya, tuturnya.

    Balapan MotoGP musim 2017 akan dimulai pada 26 Maret.

    WAWAN PRIYANTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.