Indonesia Hanya Diperkuat 5 Pembalap di Kejuaraan Asia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pembalap sepeda berjuang di tengah hujan es saat etape ke sembilan dalam Tour de France yang memulai start dari Vielha Val d'Aran, Spanyol, dan finish di Andorra Arcalis, Andorra, 10 Juli 2016. AP Photo/Christophe Ena

    Sejumlah pembalap sepeda berjuang di tengah hujan es saat etape ke sembilan dalam Tour de France yang memulai start dari Vielha Val d'Aran, Spanyol, dan finish di Andorra Arcalis, Andorra, 10 Juli 2016. AP Photo/Christophe Ena

    TEMPO.CO, Jakarta - Kekuatan timnas Indonesia untuk turun di kejuaraan balap sepeda Asian Cycling Championship (ACC) di Bahrain, 24 Februari - 4 Maret berkurang, setelah satu pebalap tidak bisa berangkat sesuai dengan jadwal yang ditetapkan PB ISSI.

    Manajer timnas Indonesia Budi Saputra di Jakarta, Rabu mengatakan pebalap pelatnas yang siap diberangkat sebanyak lima pebalap yang terdiri dari dua putra dan tiga putri. Rencana awal ada enam pebalap yang diberangkatkan selain atlet paracycling.

    "Memang benar. Robin Manullang tidak jadi diberangkatkan karena terkendala paspor. Selama satu pekan terakhir sebenarnya sudah kami urus, namun belum tuntas juga," katanya di sela pelepasan tim di Kantor Kemenpora.

    Dengan absennya peraih emas SEA Games 2015, Indonesia disektor putra hanya mengandalkan Jamalidin Novardianto dan Elan Riyadi. Sedangkan untuk putri ada nama Ayustina Delia Priatna, pebalap muda Liontine Evangelina Setiawan dan Maghfirotika.

    Pebalap terbaik Indonesia pada kejuaraan bergengsi ini akan turun di nomor individual time trial (ITT) dan individual road race (IRR). Nomor yang akan diikuti pebalap pelatnas ini juga diikuti oleh satu-satunya pebalap paracycling Indonesia yaitu Muhammad Fadly.

    Meski kekuatannya berkurang, Budi menegaska jika target awal untuk meningkatkan catatan waktu tidak berubah. Apalagi, pebalap yang diturunkan di Bahrain merupakan tulang punggung Indonesia untuk menghadapi SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

    "Semoga mereka tetap mampu meraih hasil terbaik. Mereka ini memang disiapkan untuk banyak kejuaraan. Makanya kami juga membawa pebalap muda (Liontine)," ucapnya, menambahkan.

    Apa yang diharapkan oleh PB ISSI ternyata diapresiasi oleh pebalap di antaranya adalah Jamalidin Novardianto. Pebalap asal Malang ini mempunyai tekad besar untuk bersaing dengan pebalap yang sudah memiliki nama besar di Asia.

    "Saya akan terus mencoba. Yang jelas semuanya sesuai dengan instruksi pelatih," kata pebalap yang saat ini fokus di balapan disiplin track ini.

    Sementara itu, Plt Sesmenpora Yuni Poerwanti berharap pebalap Indonesia mampu bersaing meski tantangan di kejuaraan ACC ini sangat besar. Pihaknya mengihambau kepada tim Indonesia untuk bisa menjaga nama baik bangsa di kancah internasional.

    "Ayo tunjukkan jika kita bisa. Kami hanya bisa memberikan doa restu agak hasil terbaik bisa diraih oleh atlet-atlet Indonesia," katanya saat melepas timnas Indonesia yang sesuai jadwal akan bertolak menuju Bahrain, Kamis (23/2) dini hari.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?