NBA: DeMarcus Cousins dan Jawaban Doa yang Tak Terduga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Center Sacramento Kings, DeMarcus Cousins (15), terjatuh di lantai setelah melakukan pelanggaran ofensif kepada guard Chicago Bulls, Jimmy Butler (21) dalam pertandingan NBA melawan Chicago Bulls di Sleep Train Arena, Sacramento, 20 November 2014. REUTERS/Kelley L Cox-USA TODAY Sports

    Center Sacramento Kings, DeMarcus Cousins (15), terjatuh di lantai setelah melakukan pelanggaran ofensif kepada guard Chicago Bulls, Jimmy Butler (21) dalam pertandingan NBA melawan Chicago Bulls di Sleep Train Arena, Sacramento, 20 November 2014. REUTERS/Kelley L Cox-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain anyar New Orleans Pelicans, DeMarcus Cousins, yang didatangkan dari Sacramento Kings lewat skema pertukaran yang melibatkan lima pemain serta dua jatah pilihan NBA Draft 2017 itu meyakin bakal bisa menggila bersama rekan barunya, Anthony Davis, yang baru saja menjadi MVP pada laga All-Star NBA kemarin.

    Cousins mengaku kepindahannya ke Pelicans seolah menjadi jawaban atas doa-doanya namun dengan cara yang tak ia sangka-sangka. Dia mengaku senang berada di Kings dan tidak gembira dengan kesepakatan pertukarannya ke Pelicans namun belakangan kian tertekan oleh kurangnya pemain pendukung elite di tim lamanya.

    "Setiap hari saya pulang stres, memegangi kepala saya, sambil berdoa: Kirim saya bantuan," kata Cousins jelang sesi latihan perdananya bersama Pelicans sebagaimana dilansir laman resmi NBA.

    Cousins akhirnya justru meninggalkan Kings, namun bergabung dengan sesama anggota Tim All-Star Wilayah Barat, Davis. "Permainan kami saling melengkapi satu sama lain dan bermain bersama akan membuat pekerjaan kami lebih mudah," kata Cousins menyinggung mantan rekan satu timnya di Universitas Kentucky tersebut. "Kami bisa 'menggila' di liga ini. Apakah itu akan terjadi dalam semalam? Kemungkinan tidak, tetapi potensi kami sangat menakutkan."

    Cousins berpeluang melakukan debut bersama Pelicans dalam laga kandang melawan Houston Rockets di Smoothie King Center, Louisiana, Jumat pagi WIB pekan ini.

    Cousins musim ini memiliki catatan rata-rata 27,8 poin dan 10,6 rebound serta di ambang berstatus free-agent pada 2018, kecuali Pelicans menyepakati perpanjangan kontrak bersama center bertinggi badan 2,11 meter yang sudah tiga kali menjadi anggota Tim All-Star ini.

    Sementara rekan barunya, Davis, memiliki catatan rata-rata 27,7 poin dan 11,9 rebound serta memimpin klasemen rata-rata blok terbanyak dengan 2,5 per laga bersama pemain Utah Jazz, Rudy Gobert.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.