Helm Hamilton untuk Formula 1 Musim Ini Hasil Sayembara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desain helm Lewis Hamilton hasil sayembara yang diadakan untuk penggemarnya. (Instagram)

    Desain helm Lewis Hamilton hasil sayembara yang diadakan untuk penggemarnya. (Instagram)

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang desainer Brasil memenangi kompetisi rancangan helm Lewis Hamilton untuk Formula 1 musim 2017. Rancangannya menyertakan penghormatan terhadap Ayrton Senna, juara dunia tiga kali Formula 1 asal Brasil yang tewas karena kecelakaan saat balapan di San Marino pada 1994.

    Desainer itu bernama Rai Caldato. Namanya diumumkan sebagai pemenang di akun Instagram Hamilton yang diikuti 3,8 juta pengguna.

    "Rai mengembangkan tata letak saya dengan menambahkan elemen baru berupa garis di samping," tulis Hamilton di akun Instagramnya. "Sebagai penghormatan terhadap pahlawan saya, Ayrton Senna, helm ini memuat tiga warna bendera Brasil--hijau, kuning, biru."

    Baca: Benarkah Hamilton Tak Akur dengan Rekan Setimnya

    Tiga garis warna itu ditemani tiga bintang yang merepresentasikan jumlah gelar juara dunia Hamilton. "Ada kuning yang mengingatkan saya akan helm-helm saya sebelumnya," Hamilton menambahkan. "Warna candy apple red menyeimbangkan warna kuning itu dengan sangat baik."

    Rancangan itu mendapat 52 ribu likes dalam empat jam.

    Bulan lalu, Hamilton menantang penggemarnya untuk merancang helm balapan untuk musim ini, yang akan dimulai di Australia pada 26 Maret. Pemenangnya akan diberi kesempatan bertemu Hamilton dan diberi hadiah replika helm full-size.

    Hamilton diunggulkan dalam pramusim ini, mengingat Nico Rosberg, rekan setim sekaligus rival tajamnya, pensiun secara mengejutkan bulan lalu.

    Ia beberapa kali mengubah desain helmnya selama berkarier sebagai pembalap. Dalam tahun-tahun awalnya dan di McLaren, dia balapan dengan menggunakan helm kuning sebagai bentuk penghormatan terhadap Senna. Warna helm itu berubah ketika Hamilton pindah ke Mercedes pada 2013.

    REUTERS | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.