Kalah di Semifinal, Kerber Gagal Rebut Ranking Satu Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Jerman, Angelique Kerber membalikkan serangan saat melawan petenis Ukraina, Lesia Tsurenko dalam putaran pertama turnamen Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 16 Januari 2017. Kerber memastikan langkahnya ke babak kedua Australia Terbuka setelah mengatasi Lesia Tsurenko dengan 6-2, 5-7, 6-2. AP Photo/Aaron Favila

    Petenis Jerman, Angelique Kerber membalikkan serangan saat melawan petenis Ukraina, Lesia Tsurenko dalam putaran pertama turnamen Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 16 Januari 2017. Kerber memastikan langkahnya ke babak kedua Australia Terbuka setelah mengatasi Lesia Tsurenko dengan 6-2, 5-7, 6-2. AP Photo/Aaron Favila

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis asal Jerman, Angelique Kerber, dipastikan gagal merebut peringkat satu dunia dari Serena Williams. Ia tersingkir di babak semifinal turnamen di Dubai, Jumat lalu. Padahal dia perlu gelar juara untuk bisa kembali menjadi petenis nomor seperti pada akhir tahun lalu.

    Kerber takluk dari Elina Svitolina, petenis Ukraina berusia 22 tahun, dalam pertarungan dua set yang berakhir 6-3 7-6 (7/3). Seusai pertandingan Kerber mengakui bahwa dia tak tampil maksimal karena masalah di lututnya. Karena itu selesai turnamen ini Ia akan memanfaatkan waktu untuk berusaha memulihkan diri. 

    "Bagi saya sangat penting untuk tetap berada dalam kondisi sehat. Bila saya tampil konsisten pada minggu atau bulan depan kita lihat saja apa yang terjadi," kata dia. "Saya tak mau memikirkan hal itu (peringkat satu dunia)."

    Sementara itu, Svitolina akan tampil di final melawan Caroline Wozniacki, yang mengalahkan petenis Latvia, Anastasija Sevastova, 6-3 6-4. Wozniacki adalah mantan petenis nomor satu dunia dan pernah menjadi juara di turnamen ini pada 2011.

    WTA | NS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.