Tim Basket Indonesia Targetkan 2 Besar di Asia Tenggara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Charles Krupa

    AP/Charles Krupa

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional putra Indonesia menargetkan peringkat dua besar di Kejuaraan Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) 2017 yang digelar pada 12-18 Mei 2017 di Quezon City, Filipina.

    Demi menunaikan target tersebut, Kepala Pelatih timnas bola basket putra Wahyu Widayat Jati ingin segera melakukan pemusatan latihan (TC) pasca-selesainya Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2017 yang dijadwalkan awal Mei 2017.

    "Saya targetkan dua besar di Kejuaraan SEABA. Jadi, harus ada TC sebelum SEABA, ada atau tidak ada Surat Keputusan dari Satlak Prima," ujar Wahyu yang biasa disapa Cacing. Namun, dia belum bisa memastikan rincian waktu dan tempat pelaksanaan TC tersebut.

    Surat keputusan (SK) tim nasional bola basket putra maupun putri memang belum diterbitkan. Rencananya Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) mengeluarkan SK tersebut pada Mei, setelah kompetisi bola basket putra IBL 2017 selesai.

    Cacing mengemukakan SEABA 2017 juga akan dijadikan ajang seleksi tim nasional bola basket putra. Saat ini, jumlah pemain dalam skuat timnas berjumlah 15 orang.

    "Saya terapkan promosi dan degradasi untuk menemukan 12 orang yang terbaik ke Sea Games 2017," tuturnya.

    Usai SEABA 2017, anak-anak asuh Cacing juga direncanakan untuk uji coba ke luar negeri. Menurut dia, hal itu sudah diatur oleh manajer Timnas Bola Basket Putra Suhadi.

    Adapun SEABA 2017 awalnya direncanakan berlangsung pada 23-30 April 2017. Akan tetapi pada pertengahan Februari 2017, jadwal diundur menjadi 12-18 Mei 2017.

    Sampai saat ini, ada enam negara yang sudah dinyatakan berpartisipasi, yaitu Indonesia, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand dan Vietnam. Kejuaraan ini sendiri diselenggarakan di arena utama Smart Araneta Coliseum di Quezon City.

    Pada SEABA 2016 di Thailand, Indonesia berada di peringkat terbawah dari lima negara yang berpartisipasi dengan rekor empat kali kalah dari empat pertandingan. Ketika itu, Filipina menjadi juara, Thailand di peringkat kedua. Singapura dan Malaysia masing-masing berada di peringkat tiga dan empat. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.