Pembalap Muda Indonesia Tempati Urutan 3 Kejuaraan Asia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap muda Indonesia, Liontin Evangelina Setiawan. (instagram/@liontinevangelina)

    Pembalap muda Indonesia, Liontin Evangelina Setiawan. (instagram/@liontinevangelina)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap muda Indonesia, Liontin Evangelina Setiawan, membuat kejutan di kejuaraan Asian Cycling Championships (ACC) 2017 di Bahrain, Minggu, dengan mampu merebut posisi ketiga nomor women junior individual time trial (ITT).

    Berdasarkan data dari www.procyclingstats.com yang dipantau dari Jakarta, anak mantan pembalap nasional Nurhayati ini mampu membukukan catatan waktu 19 menit 50,78 detik. Catatan waktu pembalap 17 tahun yang akrab dipanggil Angel ini hanya terpaut 21 detik dari sang pemenang asal China, Qiao Nang.

    Apa yang diraih pembalap muda Indonesia ini jelas pantas diapresiasi. Apalagi pada kejuaraan bergengsi ini, lawan yang dihadapi adalah pembalap yang berasal dari negara penghasil pebalap top. Sebut saja wakil Kazakstan, Marina Kurnossova yang finis diurutan kedua. Selisih waktunya dengan Angel hanya satu detik.

    "Pejuangan keras Liontin mampu membuahkan hasil. Kami sangat mengapresiasi upaya keras yang dilakukan untuk meraih hasil yang terbaik ini," kata manajer timnas Indonesia, Budi Saputra saat dikonfirmasi dari Jakarta.

    Angel merupakan pebalap Asia Tenggara yang sukses berada di papan atas. Pada kejuaraan yang diikuti 12 pembalap muda ini, pebalap asal Yogjakarta ini mampu menyingkirkan wakil Thailand, Chaniporn Batriya, yang berada diposisi lima.

    Bagi pembalap kelahiran Yogjakarta, 13 Juli 1999 ini, hasil yang di Bahrain bisa menjadi modal untuk menghadapi SEA Games 2017 Malaysia. Selain itu, pembalap yang terbilang kenyang pengalaman ini juga dipersiapkan untuk menghadapi Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

    Hasil yang diraih oleh Angel bisa dikatakan sebuah peningkatan bagi kontingen Indonesia. Satu hari sebelumnya, pembalap paracycling Muhammad Fadli mampu finis diurutan keempat pada debutnya. Hasil ini juga sangat apresiasi karena membuka peluang untuk meraih medali pada ASEAN Paragames 2017.

    "Dengan hasil ini peluang Fadli untuk mengejar medali emas di ASEAN Paragames 2017 nanti sangat terbuka. Kita harus bisa cara medali disini," kata pelatih pembalap paracycling Indonesia, Puspita Mustika Adya, saat dikonfirmasi sebelumnya.

    Harapan untuk kembali meraih medali juga masih terbuka karena ada empat pebalap Merah Putih yang bakal bersaing yaitu Ayutina Delia Priatna dan Maghfirotika Marenda pada nomor women U-23 ITT serta Jamaludin Novardianto yang turun di ITT dan Elan Riyadi pada nomor IRR.

    Liontin Evangelina Setiawan masih mempunyai peluang menambah medali pada ACC 2017 masih akan turun di nomor IRR pada Rabu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.