Formula 1, Begini Usaha Keras Bottas untuk Saingi Hamilton  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap tim Mercedes-Benz asal Finlandia Valtteri Bottas (kanan) dan pembalap asal Inggris Lewis Hamilton berpose di depan mobil terbarunya untuk Grand Prix Formula 1 2017 saat diperkenalkan di sirkuit Silverstone di Towcester, Inggris, 23 Februari 2017. REUTERS

    Pembalap tim Mercedes-Benz asal Finlandia Valtteri Bottas (kanan) dan pembalap asal Inggris Lewis Hamilton berpose di depan mobil terbarunya untuk Grand Prix Formula 1 2017 saat diperkenalkan di sirkuit Silverstone di Towcester, Inggris, 23 Februari 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Valtteri Bottas betul-betul memacu diri dengan keras agar bisa bersaing dengan rekan setimnya di tim Formula 1 Mercedes, Lewis Hamilton. Pada tes pramusim di  Sirkuit Catalunya, Spanyol, Selasa sore, ia tampil tanpa henti selama empat jam dan melahap 102 putaran.

    Lap yang ditempuh Bottas, mantan pembalap Williams yang menggantikan Nico Rosberg di Mercedes, itu hampir menyamai kombinasi putaran dua pembalap lain. Dalam dua hari tes di sirkuit itu, ia dan Hamilton juga sudah menghabiskan 320 lap, sama dengan lima kali balapan resmi di sirkuit sama.

    "Saya pikir ini tes yang baik untuk tim. Kami melakukan begitu banyak lap dan menyelesaikan semua yang kami rencanakan," kata Bottas. "Saya melakukan simulasi balapan sore ini. Keadaan cukup sulit dengan kondisi berangin, tapi aya yakin bahwa kami akan dapat belajar banyak dari data yang didapat."

    Mobil Mercedes W08 yang dikemudikan Bottas sempat melintir di lap kesembilan dengan bagian ekor sedikit rusah karena menghatam tembok. Tapi, ia terus mamcu mobilnya.

    "Itu bukan hal yang serius. Ini adalah pengujian, jadi Anda harus terus untuk menemukan batas," kata dia. "Sangat menarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang mobil baru - bukan hanya untuk saya pribadi, tapi juga bagi tim. Semua pengaturan yang kami lakukan sangat berharga. Terisa dua hari lagi untuk tes, saya tak sabar untuk menjalaninya."

    Bottas, yang torehan terbaiknya bersama Williams adalah masuk empat besar, harus meningkatkan kemampuannya bila ingin bersaing dengan rekan setimnya. Musim lalu, pembalap yang ia gantikan, Rosberg, mampu mengalahkan Hamilton, tapi latas memilih pensiun.

    CRASH | NURDIN


  • F1
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.