Performa Buruk, Bima Perkasa Lupakan Play-off IBL 2017  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Charles Krupa

    AP/Charles Krupa

    TEMPO.CO, Jakarta - Bima Perkasa Jogja berusaha realistis dan tidak lagi berusaha mengejar tiket babak play-off Liga Bola Basket Indonesia atau IBL 2017.

    Hal itu disebabkan sampai Seri VI di Jakarta, tim yang dilatih Liem Jiang Rien ini berada di posisi juru kunci Divisi Merah karena baru mencatat satu kemenangan dari sembilan laga.

    "Saat ini kami fokus agar tidak menyia-nyiakan game tersisa," ujar Liem di Jakarta, Sabtu.

    Dia mengatakan usaha untuk memaksimalkan pertandingan sisa dimulai dari Seri VII Yogyakarta, di mana Bima Perkasa menjadi tuan rumah.

    Di seri tersebut mereka akan menjalani tiga pertandingan berturut-turut dari Jumat (10 Maret) sampai Minggu (12 Maret) masing-masing melawan Hangtuah Sumsel, Satya Wacana Salatiga dan Pacific Caesar Surabaya.

    "Kami akan mati-matian meraih kemenangan. Malu kalau kalah di rumah sendiri," kata Liem.

    Untuk memenuhi target tersebut, Liem berusaha mempersiapkan timnya sebaik mungkin. Beberapa hal yang menurutnya harus dibenahi adalah sisi pertahanan dan akurasi tembakan.

    "Saya juga ingin para pemain meningkatkan kerja sama di lapangan," tutur dia.

    Adapun IBL 2017 menyisakan dua seri lagi sebelum beranjak ke babak playoff. Setelah Seri VI di Jakarta pada 3-4 Maret 2017, selanjutnya ada Seri VII di Yogyakarta pada 10-12 Maret 2017 dan terakhir Seri VIII di Bandung, Jawa Barat, 17-19 Maret 2017.

    Di Bandung, Bima Perkasa Jogja akan menjalani dua pertandingan, masing-masing melawan W88.News Aspac Jakarta dan CLS Knights Surabaya.

    ANTARA

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.