Cedera, Serena Williams Absen dari Dua Turnamen ATP

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Serena Williams berpose dengan sepatu bernomor 23, setelah memenangkan final Australia Terbuka di Melbourne, 28 Januari 2017. REUTERS/Issei Kato

    Serena Williams berpose dengan sepatu bernomor 23, setelah memenangkan final Australia Terbuka di Melbourne, 28 Januari 2017. REUTERS/Issei Kato

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis nomor satu dunia Serena Williams mundur dari turnamen WTA mendatang di Indian Wells dan Miami karena cedera lutut. Hal itu dinyatakan penyelenggara BNP Paribas Open di California, mengutip pernyataan Williams, yang menyatakan dia mundur karena cedera lutut kiri.

    "Sayangnya, saya harus mundur dari BNP Paribas Open di Indian Wells dan Miami Open," kata Williams sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

    "Saya belum bisa berlatih karena lutut saya dan kecewa saya tidak bisa bertanding di sana. Saya akan terus melangkah maju dan terus berpikir positif. Saya menantikan untuk kembali bermain secepatnya."

    Penyelenggara turnamen pekan ini di Indian Wells, yang akan mulai berlangsung Jumat, mengatakan revisi jadwal pertandingan akan segera dikeluarkan.

    Pengunduran diri Williams membuat petenis nomor dua dunia Angelique Kerber mengambil alih peringkat nomor satu dunia setelah akhir BNP Paribas Open yang akan berakhir 19 Maret.

    Williams, 35tahun, tidak bertanding lagi sejak mengalahkan saudarinya Venus di final Australian Open pada Januari lalu untuk mencatat rekor gelar juara Grand Slam ke-23 dia.

    Bintang Amerika itu berakhir menjadi runner-up di final Indian Wells tahun lalu, satu-satunya turnamen yang dia ikuti lagi pada 2015 setelah dia melakukan boikot selama 13 tahun.

    Williams lama mempertahankan juara Miami Open, memenanginya delapan kali, yang terakhir tahun 2015. Turnamen tahun ini akan berlangsung 21 Maret sampai 2 April.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.