Ganda Putra Indonesia Menangi All England, Wiranto Bangga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marcus Fernaldi Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo meluapkan kegembiraannya setelah mengalahkan pasangan Tiongkok, Li Junhui dan Liu Yuchen, dalam final turnamen All England di Birmingham, Inggris, 12 Maret 2017. Action Images via Reuters/Andrew Boyers

    Marcus Fernaldi Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo meluapkan kegembiraannya setelah mengalahkan pasangan Tiongkok, Li Junhui dan Liu Yuchen, dalam final turnamen All England di Birmingham, Inggris, 12 Maret 2017. Action Images via Reuters/Andrew Boyers

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Wiranto menyatakan bangga atas kemenangan tim ganda putra Indonesia di All England 2017. Final ganda putra yang digelar di Barclays Arena, Inggris, Ahad kemarin, berhasil dimenangi pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

    "Kita sangat bersyukur bahwa kita menang di final ganda putra, dan itu sangat bergengsi," ucap Wiranto di Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta Pusat, Senin, 13 Maret 2017.

    Wiranto pun memuji pasangan Kevin/Marcus yang berhasil mengungguli ganda putra asal Cina, Li Junhui/Liu Yuchen. Kevin/Marcus dinilainya tampil agresif dan melibas lawan yang sempat mereka temui di Thailand pada 2010 itu dalam dua set berturut-turut.

    "Pada 2010, kita (Kevin/Marcus) kalah. Tapi, setelah ada sistem baru, khususnya soal pelatihan mental, kita lihat di final ini kita menang straight set, bahkan set kedua pemain Cina frustrasi," ujar Wiranto.

    Mantan Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat ini menilai persaingan di dunia bulu tangkis internasional semakin ketat. Banyak negara yang sebelumnya jarang berpartisipasi kini aktif ikut kompetisi.

    "Seperti Jepang, Taipei, India, dan Spanyol yang tertarik ikut, maka pertandingan internasional menjadi ketat," tuturnya.

    Wiranto pun menceritakan proses yang dilaluinya ketika mengembangkan Science Sport di PBSI. "Kita kembangkan pelatihan bulu tangkis dengan cara modern. Dua bulan terakhir, saya lakukan langkah out of the box, bagaimana kita hasilkan juara baru dari anak-anak kita (Indonesia)," katanya.

    YOHANES PASKALIS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?