Rossi Pastikan 2017 Bukan Tahun Terakhirnya di MotoGP

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Yamaha Valentino Rossi melambaikan tangan pada penggemarnya setelah berhasil finish diurutan kedua pada sirkuit Sepang, Malaysia, 30 Oktober 2016. AP/Vincent Thian

    Pembalap Yamaha Valentino Rossi melambaikan tangan pada penggemarnya setelah berhasil finish diurutan kedua pada sirkuit Sepang, Malaysia, 30 Oktober 2016. AP/Vincent Thian

    TEMPO.CO, Jakarta – Pembalap tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, memastikan bahwa musim MotoGP 2017 bukanlah tahun terakhirnya. Karena itu, dia mengaku tak terlalu tertekan dalam mengejar mimpi gelar juara kesepuluh yang dalam dua tahun terakhir selalu gagal.

    ”Pertama-tama, ini bukan tahun terakhir saya, karena setidaknya saya masih akan membalap untuk dua musim ke depan. Setelah itu, kita lihat apa yang akan terjadi. Tidak, tekanan itu sama seperti musim lalu. Anda harus melihat apa yang akan terjadi pada musim ini,” ujarnya.

    Baca: MotoGP 2017: Begini Peta Persaingan Rossi, Vinales, dan Marquez

    Rossi akan kembali berupaya mengejar gelar juara kesepuluhnya musim ini. Dua musim lalu, dia gagal meraih gelar juara setelah disalip rekan setimnya saat itu, Jorge Lorenzo, pada akhir musim. Musim lalu, Rossi tak berdaya menahan kedigdayaan pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez.

    Menjelang balapan perdana musim ini di Sirkuit Losail, Qatar, pada 26 Maret 2017, Rossi sempat mengungkapkan kekhawatirannya. Maklum, hasil tiga kali uji coba di Sirkuit Sepang, Phillip Island, dan Losail tak memuaskan pembalap asal Italia itu.

    Dia bahkan sempat terlempar ke posisi ke-11 dalam uji coba di Phillip Island dan tak mampu menembus posisi tiga besar pada dua uji coba lainnya.

    Baca juga: Vinales Rajai Uji Coba MotoGP Qatar, Rossi Khawatir

    Rossi mengaku belum dapat memahami secara sempurna motor Yamaha YZR-M1 yang akan menjadi tunggangannya pada musim MotoGP 2017.

    ”Saya kira kami belum siap, dan kami tak mengerti 100 persen bagaimana membuat motor ini bekerja maksimum. Jadi kami sedikit khawatir karena kami mengharapkan beberapa catatan waktu yang baik. Tes ini sangat sulit, jadi sekarang kami harus berbicara bersama dan terus mencoba agar lebih kuat pada balapan pertama musim ini,” ujarnya seusai uji coba di Losail, Qatar, akhir pekan lalu.

    CRASH | FEBRIYAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.